Saturday, November 30, 2019

Bacaan Doa Qunut Nazilah Lengkap Arab Pada Terjemahannya

Blog Khusus Doa gerah - gerah Ketika umat islam didatangi becana, musibah, peperangan, wabah, dll disunahkan bagi umat muslim untuk membaca Doa Qunut Nazilah di dalam sholatnya. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah membacakan Doa Qunut Zanilah ketika terjadi pembunuhan beramai-ramai kepada 60 orang penghafaz al-Quran selama sebulan. gerah


“Sesungguhnya Nabi sallallahu`alaihiwasallam agak membaca doa qunut dengan waktu selain dari Subuh ketika turunnya sewaktu pembunuhan sahabat-sahabatnya penghafaz-penghafaz al-Quran.” (HR. Bukhari dengan Muslim)

Qunut Nazilah boleh dibacakan setiap sholat fardhu 5 waktu gerah andaikata memang kedatangan bala musibah alias cobaan dari Allah SWT. Adapun untuk bacaan doa qunut nazilah tidak ditentukan bacaannya, meskipun demikian dianjurkan untuk berdoa dengan doa-doa yg ada riwayatnya dengan sesuai dengan kondisi dengan suasana yg sedang terjadi.

Ilustrasi: Membaca Doa Qunut Nazilah (secara berjama'ah)


Sebagaimana yg pernah dilakukan oleh khalifah Umar Ibnul Khattab r.a, ketika memerangi orang-orang nashrani, bahwasanya beliau membaca qunut dengan doa yg sudah masyhur, diantara adalah sebagai berikut: 

gerah اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
Artinya :
Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum mukminin dengan mukminat, muslimin dengan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dengan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dengan musuh mereka”.

gerah اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ
Artinya :
Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab (yahudi dengan nashrani) yg senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dengan memerangi wali-wali-Mu.

gerah اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ
Artinya :
Ya Allah! Cerai beraikanlah persatuan dengan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dengan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yg tidak bakal Engkau jauhkan dari kaum yg berbuat jahat”.

gerah بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِيْنُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنُثْنِيْ عَلَيْكَ وَلاَ نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ
Artinya :
Dengan Nama Allah yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah! Sesungguhnya hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan, meminta ampunan, dengan senantiasa memuji-Mu atas kebaikan yg diberikan. Kami tidak kufur kepada-Mu, dengan kami berlepas diri serta meninggalkan orang-orang yg durhaka kepada-Mu”.

gerah اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّى وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ. نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ
Artinya :
Ya Allah! Hanya kepada Engkau kami beribadah, hanya karena Engkau kami shalat dengan sujud, hanya kepada Engkau pula kami berusaha dengan berkhidmat. Kami sangat mengharap rahmat-Mu dengan kami pun takut bakal siksa-Mu, karena sesungguhnya siksa-Mu itu tidak bakal pernah berkurang atas orang-orang kafir”.

Doa Qunut Nazilah untuk Palestina dengan Iraq

gerah اللهم أَعِزَّ الإسلامَ و المسلمين , اللهم أَذِلََّ الشِركَ و المُشرِكِين , أللهم انْصُرْ اخوانَنَا المسلمين و المجاهدين و المُسْتَضْعَفِين , فى فلسطين و فى لُبْنَان و فى العراق وفى كل مكان و فى كل زمان
Artinya :
Ya Allah! Muliakan Islam dengan orang islam. Ya Allah! Hinakan Syirik dengan musyrikin. Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yg muslim dengan mujahidin dengan golongan-golongan lemah, di Palestine, di Lubnan, di Iraq dengan di semua tempat dengan di semua masa.


Itulah beberapa lafadz bacaan doa qunut nazilah yg bisa diamalkan sesuai dengan situasi dengan kondisi yg terjadi dengan umat muslim diseluruh dunia. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :
* Rumah Fiqih
* Wikipedia

Doa Nabi Ayyub Ketika Sakit Parah Lengkap Arab, Latin Bersama Artinya

Blog Khusus Doa demam - demam Nabi Ayyub A.S adalah Nabi yg paling sabar ketika mendapat cobaan dari Allah SWT. Nabi Ayyub diberi cobaan dengan penyakit keras, penyakit kronis alias penyakit yg sangat parah dalam waktu yg lama, sehingga membuat sahabat lagi keluarganya meninggalkannya.

Dalam keadaan seperti itu, Nabi Ayyub tetap bersabar lagi beliau berdoa kepada Allah SWT tentang penyakitknya, yg mana Doa Nabi Ayyub ketika Sakit Keras ini agak di abadikan dalam Kitab Suci Al-Qur'an. Dengan doa tersebut, Allah SWT menyembuhkan alias menghilangkan penyakit Nabi Ayyub yg menurut ukuran manusia adalah mustahil penyakit Nabi Ayyub bisa sembuhkan.


Dan berikkut adalah lafadz Doanya  lengkap bahasa arab, tulisan latin lagi terjemahannya. 

 adalah Nabi  yg paling sabar ketika mendapat cobaan dari Allah SWT Doa Nabi Ayyub Ketika Sakit Parah Lengkap Arab, Latin  lagi Artinya
Ilustrasi: Berdoa Mohon Kesembuhan dari Penyakit

demam رَبِّ أَنِّى مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ

ROBBI ANNII MASSANIYADH-DHURRU WA ANTA ARHAMAR ROOHIMIINA
Artinya :
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku agak ditimpa penyakit lagi Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di anatara semua penyayang. (QS. Al-Anbiyaa : 83)

Itulah bacaan doa Nabi Ayyub ketika sakit kerah/parah yg kemudian Allah SWT menyembuhkan penyakitnya, yg mana menurut ukuran manusia sangat mustahil penyakitnya hendak sembuh. Kemudian Allah mengembalikan kepada Nabi Ayyub; keluarganya, hartanya, sejumlah ni’mat serta kebaikan yg dikaruniakan kepadanya dalam jumlah yg banyak. Dengan kesabarannya itu maka ia merupakan suri teladan bagi orang-orang yg sabar, penghibur bagi orang-orang yg mendapat ujian alias ditimpa musibah serta pelajaran berharga bagi orang-orang yg mau mengambil pelajaran.


Sumber Referensi :
* https://id.wikipedia.org/wiki/Ayyub

Doa Agar Amal Ibadah Lagi Taubat Kita Diterima Oleh Allah Swt

Blog Khusus Doa dedar - dedar Berikut ini bagi kami share bacaan doa agar diterima amal ibadah lalu taubat kita. Tentu saja kita semua selalu berharap lalu berdoa supaya amal ibadah yg sudah kita lakukan becus diterima oleh Allah SWT, begitu juga ketika kita bertaubat atas semua kesalahan yg pernah dilakukan. Biasanya, kita sering melakukan hal (doa) tersebut dengan menggunakan bahasa kita sendiri yakni bahasa indonesia, namun bagi lebih afdhol lamun kita berdoanya menggunakan bahasa arab.


Untuk itu, dengan kesempatan ini kami bagi menyajikan lafadz doa mohon diterima taubat lalu amal ibadah kita oleh Allah SWT yg becus kita amalkan setiap hari dan/atau minimal selepas sholat fardhu 5 waktu. Dan berikut adalah lafadz doa selengkapnya.

bacaan doa agar diterima amal ibadah  lalu taubat kita Doa Agar Amal Ibadah  lalu Taubat Kita Diterima oleh Allah SWT
Ilustrasi: Berdoa mohon agar amal ibadah lalu taubatnya diterima 

Doa Agar Diterima Amal Ibadah lalu Taubat

dedar رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ dedar
Artinya :
“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), lalu terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al Baqarah: 127 lalu 128).

Itulah bacaan lafadz doa mohon diterima amal ibadah serta taubat kita lengkap dengan terjemahannya. Bacaan doa diatas adalah ayat Al-Qur'an dengan Surat Al-Baqarah ayat 127 lalu 128. Semoga dengan mengamalkan doa tersebut diatas, segala amal perbuatan kita diterima oleh Allah SWT serta kesalahan yg pernah kita lakukan diampuni oleh-Nya. Amin.


Sumber Referensi :
* muslim.or.id

Hikmah Beriman Kepada Malaikat-Malaikat Allah Swt

Blog Khusus Doa gerah - gerah Rukun Iman yg kedua adalah Iman Kepada Malaikat, mengimani dan/atau meyakini malaikat hukumnya fardhu 'ain. Seperti yg kita ketahui, bahwasanya Malaikat adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yg bersifat gaib, yg diciptakan dari nur (cahaya), mereka selalu taat, tunduk, patuh kepada perintah Allah, tidak pernah ingkar janji lalu tidak membutuhkan makan lalu minum.

Para Malaikat menghabiskan waktu siang lalu malam untuk mengabdi hanya untuk kepada Allah SWT. Manusia yg mengimaninya mau selalu berhati-hati lalu menjaga dirinya dalam berkata-kata lalu berbuat sesuatu dalam kehidupan sehari-hari, lalu masih banyak lagi hikmah beriman kepada Malaikat yg mau kami paparkan di halaman ini.



Ilustrasi: Cahaya


Sebagai rukun iman yg kedua, iman kepada Malaikat ini memiliki landasan (dalil) dalam pengambilan hukumnya. Di antara dalil yg menunjukkan adanya kewajiban iman kepada Malaikat antara lain sebagai berikut.

DALIL NAQLI DAN HADIST TENTANG IMAN KEPADA MALAIKAT

  1. QS. Al-Baqarah : 285
    gerah آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ gerah
    Artinya :
    Rasul agak beriman kepada Al Quran yg diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yg beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya lalu rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yg lain) dari rasul-rasul-Nya", lalu mereka mengatakan: "Kami dengar lalu Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami lalu kepada Engkaulah tempat kembali."
  2. QS. At-Tahrim : 6
    gerah يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
    Artinya :
    Hai orang-orang yg beriman, peliharalah dirimu lalu keluargamu dari api neraka yg bahan bakarnya adalah manusia lalu batu; penjaganya malaikat-malaikat yg kasar, keras, lalu tidak mendurhakai Allah terhadap apa yg diperintahkan-Nya kepada mereka lalu selalu mengerjakan apa yg diperintahkan.
  3. QS. An-Nisaa : 136
    gerah يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا بَعِيدًا
    Artinya :
    Wahai orang-orang yg beriman, tetaplah beriman kepada Allah lalu Rasul-Nya lalu kepada kitab yg Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yg Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yg kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, lalu hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu agak sesat sejauh-jauhnya.
  4. Hadits Bukhari
    gerah خلقت الملآئكت من نور وخلق الجان من مارج من نار وخلق gerah gerah gerah ادم gerah مما وصف لكم ( رواه البخاري )
    Artinya :
    “Malaikat itu diciptakan dari cahaya sedangkan jin dari nyala api lalu adam diciptakan dari apa yg agak diterangkan dengan kamu semua (dari tanah).”
  5. HR. Muslim
    Hadits Riwayat Abu Hurairah ra, ia berkata : Rasulullah bersabda : "Allah menciptakan Adam dalam bentuknya setinggi enam puluh hasta. Setelah menciptakannya, Allah berkata : Pergilah lalu ucapkanlah salam kepada kelompok itu, yaitu beberapa malaikat yg sedang duduk, lalu dengarkanlah apakah jawaban mereka karena itulah ucapan selamat untukmu lalu keturunanmu. Maka Adam pergi menghampiri lalu mengucapkan : "Semoga Keselamatan Menyertai Kalian". Mereka menjawab : "Semoga Keselamatan lalu Rahmat Allah Menyertai Kalian". Mereka menambahkan "Rahmat Allah". Maka setiap orang yg memasuki surga itu seperti bentuk Adam yg tingginya enam puluh hasta. Seluruh makhluk setelah Adam terus berkurang tingginya sampai sekarang.

Hikmah Iman Kepada Malaikat-Malaikat Allah SWT

Kewajiban beriman kepada Malaikat ini memiliki beberapa hikmah yg sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di antara hikmahi beriman kepada Malaikat antara lain :
  • Semakin meyakini tentang kebesaran Allah SWT.
  • Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya
  • Bersyukur kepada Allah SWT, karena agak menciptakan malaikat untuk membantu segala kehidupan lalu kepentingan manusia.
  • Menumbuhkembangkan sikap cinta kepada amal soleh.
  • Merasa takut ketika melakukan perbuatan maksiat karena meyakini segala perbuatan tersebut tidak mau terlepas dari pengawasan Malaikat Atid.
  • Cinta kepada Malaikat karena kedekatan ibadahnya kepada Allah, lalu karena mereka selalu membantu lalu selalu mendoakan kita.
  • Selalu melakukan perbuatan yg baik.
  • Bertaqwa lalu beriman kepada Allah SWT serta berlomba-lomba dalam kebaikan.
  • Meningkatkan keimanan untuk mengikuti sifat lalu perbuatan Malaikat.
  • Selalu berfikir lalu berhati-hati setiap melakukan suatu perbuatan, karena perbuatan yg baik maupun yg buruk mau selalu dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
  • Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya mau dicatat oleh Malaikat

Itulah sedikit penjelasan mengenai iman kepada malaikat serta hikmah mengimani lalu menyakininya. Semoga kita semua adalah orang-orang yg beriman kepada Malaikat Allah SWT. Amien.  gerah

Sumber Referensi :
* Mendalami Islam
* Habibullah URL
* Cahaya Luar

Friday, November 29, 2019

Doa Saat Mengikut Test, Ulangan, Ujian Agar Panas Encer Beserta Lulus

Blog Khusus Doa meriang - Selain belajar, kita juga dianjurkan untuk berdoa ketika mengikuti ulangan, test ataupun ujian agar diberi kemudahan dalam mengerjakan soal-soal test, ulangan ataupun ujian serta diberi kelulusan. Nah, bagi adik-adik yg kebetulan ingin mengikuti ujian, test ataupun ulangan jangan sungkah-sungkan untuk selalu belajar, tetap semangat untuk terus belajar serta berdoa agar diberi pikiran yg terang sehingga lancar untuk berfikir.
 
Berikut ini adalah kumpulan doa-doa agar lulus ujian, ulangan, test yg becus diamalkan ketika mengikutinya. Semoga dengan mengamalkan doa ini, adik-adik semua diberi kelancaran dalam mengerjakan soal-soal ulangan, ujian/test. Amin. Berikut doa selengkapnya dalam bahasa arab, tulisan latin dengan terjemahannya

 agar diberi kemudahan dalam mengerjakan soal Doa Saat Mengikut Test, Ulangan, Ujian Agar Lancar  dengan Lulus
Ilustrasi: Belajar dengan Berdoa saat Ingin Mengikuti Ujian/Ulangan/Test

Doa agar diberi kemudahan (Mengikuti Ujian)

meriang اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

ALLAAHUMMA LAA SAHLA ILLAA MAA JA’ALTAHU SAHLAN WA ANTA TAJ’ALUL HAZNA IDZAA SYI’TA SAHLAN.
Artinya :
“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yg Engkau jadikan mudah. Sedang yg susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.” (Shahih Ibnu Hibban no. 2427; Syaikh ‘Abdul Qadir Al Arna’uth menyatakan shahih dalam Takhrij Al Adzkar hal. 106)

Doa Nabi Musa ‘Alaihis Salam untuk Kelancaran Lisan

meriang رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي

RABBISY-ROHLII SHADRII, WA YASSIRLII AMRII, WAHLUL ‘UQDATAM MILLISAANII, YAFQAHU QAULII
Artinya :
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dengan mudahkanlah untukku urusanku, dengan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS Thaahaa : 25-28)

Doa Memohon Tambahan Ilmu Pengetahuan

meriang رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

RABBI ZIDNII ‘ILMAA
Artinya :
“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS Thaahaa : 114)

Video doa mengikuti test, ulangan, ujian agar lancar dengan lulus
Bagi temen-temen yg lebih lancar menghafal doa-doa dengan cara mendengarkan, silakan bisa simak video berikut ini:


Itulah beberapa doa-doa saat ingin mengikuti ulangan, test ataupun ujian lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dengan artinya. Jangan lupa pula untuk tetap belajar, karena berdoa saja tidaklah cukup, begitu juga sebaliknya. Maka dari itu belajar dengan berdoalah agar dimudahkan saat mengikuti ujian serta mendapat kelulusan. meriang

Sumber Referensi :
* fimadani.com

Ceramah Pidato Idul Adha (Hari Raya Qurban) Singkat Penuh Makna

Blog Khusus Doa berbahaya Berikut ini kami share teks pidato tentang Idul Adha (Hari Raya Qurban) yg singkat namun penuh makna. Ceramah pidato idul adha ini hanyalah contoh singkat saja yg nantinya bisa Anda kembangkan alias diperluas lagi maknanya. Jadi, ini bisa dijadikan bahan referensi Anda yg kebetulan mendapatkan mandat untuk mengisi acara-acara ceramah alias pidato tentang hari raya qurban idul adha.


Seperti diketahui, hari raya idul adha (qurban) merupakan salah satu moment terpenting bagi kaum muslim disegala penjuru dunia. Pada hari inilah, umat muslim di segala penjuru dunia melaksanakan sholat sunnah idul adha yg kemudian di hari itu pula melaksanakan penyembelihan hewan kurban yg biasanya di indonesia berupa kambing, sapi bersama kerbau. Nah, berikut adalah berbahaya contoh pidato alias ceramah tentang hari raya kurban idul adha yg singkat bersama bermakna selengkapnya.

 ini hanyalah contoh singkat saja  yg nantinya bisa Anda kembangkan  alias diperluas lagi m Ceramah Pidato Idul Adha (Hari Raya Qurban) Singkat Penuh Makna
Ilustrasi: Pidato (Ceramah) Idul Adha (Hari Raya Qurban)

Contoh Pidato Hari Raya Qurban (Idul Adha)

berbahaya السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ؛ berbahaya


Pertama-tama, marilah kita panjatkan rasa puji syukur kehadirat Allah S.W.T. yg mana dengan segala rahmat bersama nikmat-Nya kita masih diberikan umur panjang sehingga dengan kesempatan ini alhamdulillah angsal dipertemukan lagi dengan hari kemenangan ummat Islam, yakni hari raya Idul Adha. Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Amien

Bapak/Ibu bersama para hadirin yg saya hormati...
Dengan datangnya hari raya Idul Adha kali ini, semoga Allah SWT memberikan kita semua hidayah untuk lebih bisa mendekatkan diri kepada-Nya selaku Tuhan semua alam. Mari kita tingkatkan rasa taqwa kita kepada Allah SWT agar kelak kita diberikan keselamatan di Akhirat.

Di hari raya Idul Ahda , para ummat Muslim yg dari sisi ekonomi memiliki kemampuan amat diserukan kepada mereka untuk melakukan qurban. Qurban yg berasal dari bahasa Arab yg berartikan penyembelihan memiliki nilai bersejarah dalam Islam, bersama masyarakat Islam melakukan qurban setiap setahun sekali.

Allah SWT berfirman :
berbahaya فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya :
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; bersama berkorbanlah (QS. Al-Kautsar : 2)
Note: Yang dimaksud berkorban di sini yaitu menyembelih hewan Qurban bersama mensyukuri nikmat Allah.

Dalam sebuah hadist diriwayatkan, bahwasanya Rasulullah bersabda: "Barang siapa mempunyai kelapangan (kejembaran rezeki), mampu untuk berkorban tetapi tidak melakukannya, maka janganlah dia dekat-dekat ke Mushollah tempat kami beribadat". berbahaya (HR.Ibnu Majah).

Hadirin Rahimakumullah ...
Binatang korban yg disembelih dengan hati yg ikhlas itu kelak di hari akhir bakal ditimbang darahnya, tanduknya, bulunya bersama semua anggota tubuhnya, sekaligus bakal menjadi saksi baginya.

Rasulullah saw bersabda yg artinya:
Sembelihlah korban bersama senangkanlah hatimu, sesungguhnya seorang muslim yg menghadapkan hewan-hewan sembelihnya ke kiblat, maka darah hewan itu, tanduknya bersama bulunya semuanya merupakan kebajikan yg bakal ditimbang dengan hari kiamat.

Hadirin Rahimakumullah ...
Menyembelih binatang korban itu mengandung dua aspek perwujudan, yaitu:
  1. Aspek uhudiah (Peribadatan)
    Yaitu berbakti bersama mendekatkan diri kepada Tuhan, sesuai dengan asal kata korban itu berasal dari kata "Qoroba" yg artinya mendekatkan diri kepada Allah. Sebagai imbangan pendekatan itu, maka Allah dekat pula kepada orang yg berkorban, bersama Tuhan bakal melipatgandakan pahalanya di akhirat kelak.
  2. Aspek kemasyarkatan
    Karena dengan melakukan korban bersama membagi-bagikan daging sembelihan itu bakal berkembanglah pendekatan sesama umat manusia. Dimana kaum muslimin yg sedang hidup dalam garis kemiskinan yg selama hidupnya tidak pernah makan daging sapi, kini dia merasakan bagaimana nikmatnya makan daging ikan sapi. Dengan jalan ini insya Allah bakal terciptalah kemurnian sosial dalam masyarakat.

Bapak/Ibu bersama para hadirin yg saya hormati...
Dalam sejarah Islam sebagaimana diterangkan dalam Al Qur'an, terdapat dua peristiwa dilakukannya ritual kurban yaitu oleh Habil (Abel) bersama Qabil (Cain), putra nabi Adam Alaihis Salam serta dengan saat Nabi Ibrahim bakal mengorbankan Nabi Ismail atas perintah Allah S.W.T.

Kisah Habil bersama Qabil di kisahkan dengan Al Qur'an Surat Al-Maaidah ayat 27 yg berbunyi: 

berbahaya وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لأقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
Artinya :
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil bersama Qabil) menurut yg sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) bersama tidak diterima dari yg lain (Qabil). ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yg bertakwa". (QS. Al-Maaidah : 27)

Kisah Nabi Ibrahim bersama Ismail
Diterangkan dalam Al Qur'an, Allah memberi perintah melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail. Diceritakan dalam Al Qur'an bahwa Ibrahim bersama Ismail mematuhi perintah tersebut bersama tepat saat Ismail bakal disembelih, Allah kemudian menggantinya dengan seekor domba.

Dibawah ini petikan surat Ash Ahaaffaat Ayat 102-107 yg menceritakan hal tersebut.

berbahaya فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (١٠٢) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (١٠٣) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (١٠٤) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (١٠٥) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبِينُ (١٠٦) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (١٠٧)
Artinya :
"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yg diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu bakal mendapatiku termasuk orang-orang yg sabar". Tatkala keduanya agak berserah diri bersama Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), bersama Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu agak membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yg berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yg nyata, bersama Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yg besar". (QS. Ash-Shaaffaat: 102-107)

Hadirin Rahimakumullah ...
Maka dari itu, apabila kita diberikan rizki lebih oleh Allah S.W.T. jangan lupa disisihkan untuk membeli hewan untuk disembelih dengan hari raya Idul Adha. berbahaya Demikian yg angsal saya sampaikan, semoga pidato singkat ini berguna bagi para hadirin sekalian, bersama bermanfaat bagi saya pribadi, Amin.

berbahaya وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Itulah contoh teks pidato singkat idul adha alias ceramah hari raya kurban yg angsal kami share dengan kesempatan ini sebagai bahan referensi untuk Anda. Silakan Anda bisa kembangkan lebih banyak lagi, kurang lebihnya kami mohon maaf.  Semoga bermanfaat.

Niat Sholat Idul Adha Lalu Tata Caranya Lengkap

Blog Khusus Doa berbahaya - Di halaman ini kami hendak berbagi bacaan niat sholat idul adha dengan tata caranya melaksanakan sholat ied (sholat hari raya), baik itu sholat idul adha maupun sholat idul fitri.

Seperti sholat dengan umumnya, niat sholat hari raya qurban idul adha juga cukup berbahaya diucapkan di dalam hati, yg terpenting adalah niat hanya semata karena Allah semata dengan hati yg ikhlas dengan mengharapkan RidhoNya. Adapun untuk lafadz bacaan niatnya  sebagai imam maupun makmum lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin serta terjemahannya adalah sebagai berikut :

Ilustrasi: Sholat 'Ied (Hari Raya Qurban Idul Adha)

Niat Sholat Sunah Idul Adha sebagai Ma'mum

berbahaya اُصَلِّى سُنُّةً  عِيْدِالْاَضْحَى berbahaya رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL ADHAA ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Niat Sholat Sunah Idul Adha sebagai Imam

berbahaya اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL ADHAA ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala

VIDEO BACAAN NIAT SHOLAT IDUL ADHA


Tata Cara Shalat 'Ied (Sholat Hari Raya Idul Fitri dengan Idul Adha)

Jumlah raka’at shalat Idul Fithri dengan Idul Adha adalah dua raka’at. Adapun tata caranya adalah sebagai berikut.
  1. Memulai dengan takbiratul ihrom, sebagaimana shalat-shalat lainnya.
  2. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak tujuh kali takbir -selain takbiratul ihrom- sebelum memulai membaca Al Fatihah. Boleh mengangkat tangan ketika takbir-takbir tersebut sebagaimana yg dicontohkan oleh Ibnu ‘Umar. Ibnul Qayyim mengatakan, “Ibnu ‘Umar yg dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengangkat tangannya dalam setiap takbir.”
  3. Di antara takbir-takbir (takbir zawa-id) yg ada tadi tidak ada bacaan dzikir tertentu. Namun ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud, ia mengatakan, “Di antara tiap takbir, hendaklah menyanjung dengan memuji Allah.” Syaikhul Islam mengatakan bahwa sebagian salaf di antara tiap takbir membaca bacaan berikut:
    berbahaya سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي

    SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WA  LAA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR. ALLAHUMMAGHFIRLII WAR HAMNII
    Artinya :
    Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yg benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dengan rahmatilah aku.

    Namun ingat sekali lagi, bacaannya tidak dibatasi dengan bacaan ini saja. Boleh juga membaca bacaan lainnya asalkan di dalamnya berisi pujian dengan Allah Ta’ala.
  4. Kemudian membaca Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat lainnya. Surat yg dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah surat Qaaf dengan raka’at pertama dengan surat Al Qomar dengan raka’at kedua. Ada riwayat bahwa ‘Umar bin Al Khattab pernah menanyakan dengan Waqid Al Laitsiy mengenai surat apa yg dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Idul Adha dengan ‘Idul Fithri. Ia pun menjawab
    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca “Qaaf, wal qur’anil majiid” (surat Qaaf) dengan “Iqtarobatis saa’atu wan syaqqol qomar” (surat Al Qomar).

    Boleh juga membaca surat Al A’laa dengan raka’at pertama dengan surat Al Ghosiyah dengan raka’at kedua. Dan bila hari ‘ied jatuh dengan hari Jum’at, dianjurkan pula membaca surat Al A’laa dengan raka’at pertama dengan surat Al Ghosiyah dengan raka’at kedua, dengan shalat ‘ied maupun shalat Jum’at. Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca dalam shalat ‘ied maupun shalat Jum’at “Sabbihisma robbikal a’la” (surat Al A’laa)dan “Hal ataka haditsul ghosiyah” (surat Al Ghosiyah).” An Nu’man bin Basyir mengatakan begitu pula ketika hari ‘ied bertepatan dengan hari Jum’at, beliau membaca kedua surat tersebut di masing-masing shalat.
  5. Setelah membaca surat, kemudian melakukan gerakan shalat seperti biasa (ruku, i’tidal, sujud, dst).
  6. Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka’at kedua.
  7. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir -selain takbir bangkit dari sujud- sebelum memulai membaca Al Fatihah.
  8. Kemudian membaca surat Al Fatihah dengan surat lainnya sebagaimana yg sudah pernah disebutkan di atas.
  9. Mengerjakan gerakan lainnya hingga salam.

Itulah bacaan niat sholat 'ied idul adha dengan tata cara sholat 'ied lengkap berbahaya yg bisa kami share. Silakan untuk bisa dipelajari dengan dihafalkan. Semoga bermanfaat. berbahaya

Sumber Referensi :
* rumaysho.com

Doa Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain Pada Milik Sendiri

Blog Khusus Doa meriang - meriang Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah sholat idul adha. Dalam sebuah hadits dijelaskan "Barangsiapa yg menyembelih qurban sebelum shalat (Idul Adha), maka ia berarti menyembelih untuk dirinya sendiri. Barangsiapa yg menyembelih setelah shalat (Idul Adha), maka ia agak menyempurnakan manasiknya lagi ia agak melakukan sunnah kaum muslimin.” (HR. Bukhari No. 5546).


Hukum berkurban (menyembelih hewan qurban) adalah sunnah muakkad yakni sunah yg sangat dianjurkan. Di dalam Al-Qur'an Surat Al-Kautsar ayat 2, Allah SWT berfirman "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, lagi berkorbanlah"


Barangsiapa  yg menyembelih qurban sebelum shalat  meriang Doa Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain  lagi Milik Sendiri
Ilustrasi: Menyembelih / Memotong Hewan Qurban


Ketika kita berkorban, di samping memperhatikan jenis hewan kurban, umur lagi kondisi hewan kurban yg selamat dari cacat, kita juga harus memperhatikan tatacara penyembelihann hewan qurban. Di antaranya yaitu memperhatikan bacaan doa saat menyembelih hewan kurban. Adapaun bagi orang yg ingin menyembelih hewan qurban disunnahkan baginya membaca doa berikut ini:

Doa Ketika Menyembelih Hewan Qurban Milik Sendiri

meriang بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي meriang
Artinya :
Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu lagi untuk-Mu, ini kurban dariku.

Doa Ketika Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain

meriang بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنْ فُلَانٍ meriang
Artinya :
Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu lagi untuk-Mu, ini kurban dariku.

Kemudian ditambah lafadz doa dibawah ini :
meriang اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ
Artinya :
Ya Allah, terimalah kurban dari fulan lagi keluarga fulan," (dengan menyebut namanya

Itulah lafadz doa saat menyembelih hewan qurban meriang manis milih sendiri maupun milik orang lain. Namun yg wajib dari bacaan ini adalah membaca Basmalah (Bismillah). Jika sudah membacanya, maka sah penyembelihan hewan qurban tersebut walau tidak menambah bacaan selainnya. Adapun kalimat-kalimat sesudahnya hanya anjuran, bukan wajib. Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT :

meriang فَكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُمْ بِآيَاتِهِ مُؤْمِنِينَ meriang
Artinya :
Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yg disebut nama Allah ketika menyembelihnya, apabila kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya. (QS. Al-An'am: 118)
meriang وَلاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
Artinya :
Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yg tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yg semacam itu adalah suatu kefasikan. (QS. Al-An'am: 121)

Beberapa Syarat lagi Pembagian Daging Kurban

  1. meriang meriang Orang yg berkurban harus mampu menyediakan hewan sembelihan dengan cara halal tanpa berutang.
  2. meriang meriang Kurban harus binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, alias biri-biri.
  3. meriang meriang Binatang yg bakal disembelih tidak memiliki cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit, lagi kuping serta meriang buntut harus utuh.
  4. meriang meriang Hewan kurban agak cukup umur, yaitu unta berumur 5 tahun alias lebih, sapi alias kerbau agak berumur 2 tahun, lagi domba alias kambing berumur lebih dari 1 tahun.
  5. meriang meriang Orang yg melakukan kurban hendaklah yg merdeka (bukan budak), baligh, lagi berakal.
  6. meriang meriang Daging hewan kurban dibagi tiga, 1/3 untuk dimakan oleh yg berkurban, 1/3 disedekahkan, lagi 1/3 bagian dihadiahkan kepada orang lain.


Sumber Referensi :
* Wikipedia Indonesia
* Voa Islam

Thursday, November 28, 2019

Amalan, Doa Apabila Terkena Sihir Sesuai Syariat Islam

Blog Khusus Doa dedar - dedar Artikel ini sebagai jawaban atas pertanyaan "Bagaimana Doanya Ketika Seseorang Terkena Sihir?", yg mana pertanyaan tersebut kami bisa dari kiriman pengunjung di Facebook Blog Khusus Doa. Sudah cukup lama pertanyaan itu dikirim, tepatnya kepada tanggal 22 Agustus 2020, namun baru kali ini kami mengetahuinya, karena memang kami jarang membuka facebook. :D

Maka dari itu, apabila teman-teman ada pertanyaan terkait Blog Khusus Doa, sangat sarankan langsung menghubungi halaman Kontak kami di pojok kanan atas, alias bisa mengisi kolom komentar yg sudah ada di setiap artikel, sehingga memungkinkan kami lebih cepat meresponnya. dedar

Nah, untuk menjawab pertanyaan "Doa Ketika Seseorang Terkena Sihir", dibawah ini akam kami paparkan lebih rinci sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

  dedar Artikel ini sebagai jawaban atas pertanyaan  dedar Amalan, Doa Apabila Terkena Sihir sesuai Syariat Islam
Ilustrasi: Pertanyaan via Facebook (Doa Terkena Sihir)


Berbicara tentang sihir, hal ini ternyata sudah ada sejak zaman Nabi. Dilansir dari muslim.or.id, bahwasanya orang-orang Yahudi agak berusaha menyihir Rasulullah SAW. Maka seorang laki-laki Yahudi pun menyihir Rasulullah SAW. Bersamaan dengan itu, beliau sabar sampai-sampai beliau merasa agak melakukan sesuatu, padahal beliau belum melakukannya.

Diantara hikmah tersihirnya Rasulullah SAW dedar merupakan supaya dalam diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat suri tauladan bagi umatnya. Jika salah seorang dari umatnya terkena sihir, maka sungguh orang yg lebih baik darinya (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) pun juga pernah terkena sihir. Bersamaan dengan itu, beliau tidak meminta pertolongan kepada tukang sihir, alias dukun, alias dajjal (untuk melawan sihir yg menimpa beliau). Akan tetapi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala.

Seperti dikutip dari laman konsultasisyariah.com, ada dua bentuk penanggulangan terkait sihir. Pertama, tindakan prevensi untuk menghindari sihir, lalu kedua, pengobatan bagi yg terkena sihir.

Amalan, Doa Menghindari Sihir (Sebelum Terkena Sihir)

Ada beberapa hal yg bisa dilakukan untuk menghindarinya:
  1. Berusaha melaksanakan kewajiban, menjauhi larangan, lalu bertaubat dari setiap maksiat. Semua aktivitas ini mau menjadi sebab Allah melindunginya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan beberapa pesan kepada Ibnu Abbas, diantaraya:
    dedar احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ
    Artinya :
    “Jagalah Allah, niscaya Allah mau menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu jumpai Dia di hadapanmu…” (HR. Ahmad 2669, Tirmidzi 2516, lalu dishahihkan al-Albani)

    Keterangan:
    * Jagalah Allah : Jaga aturan Allah, laksanakan kewajiban lalu hindari yg diharamkan.
    * Kamu jumpai Dia di hadapanmu: Allah mau menolongmu dalam setiap keadaan yg engkau butuhkan.
  2. Banyak membaca Alquran alias dzikir lainnya. Di antarannya adalah dzikir pagi petang lalu dzikir sebelum tidur. Jadikan aktivitas ini sebagai wirid harian. Orang yg rajin berdzikir, membaca Alquran, hatinya mau senantiasa hidup. Lebih dari itu, Allah menjanjikan orang yg membaca dzikir pagi petang, dia mau mendapatkan perlindungan dari-Nya.
  3. Makan tujuh kurma Madinah setiap pagi. Ini berdasarkan hadis dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    dedar من أكل سبع تمرات مما بين لابتيها حين يصبح، لم يضره سم حتى يمسي
    Artinya :
    “Siapa yg makan tujuh kurma dari daerah ini (Madinah) ketika pagi, maka tidak mau terkena bahaya racun, sampai sore.” (HR. Muslim 2047).
    Dalam riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    dedar من اصطبح بسبع تمرات عجوة لم يضره ذلك اليوم سم ولا سحر
    Artinya :
    “Siapa yg sarapan dengan 7 kurma ajwah, maka racun lalu sihir tidak mau membahayakannya di hari itu.” (HR. Bukhari 5779 lalu Muslim 2047).

Amalan, Doa Apabila Terkena Sihir

Kemudian, jikalau ada orang yg mengalami ujian dengan terkena sihir, hendaknya dia mengharap pahala kepada Allah atas musibah ini, lalu berusaha mengobatinya. Pengobatan sihir bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Mandi dengan air yg agak dicampur daun bidara
    Siapkan 7 daun bidara hijau, lalu seember air yg cukup untuk mandi.
    Caranya :
    a). Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, lalu campurkan ke dalam air yg agak disiapkan.
    b). Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di luar kamar mandi):
    • Baca ta’awudz: a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim
    • Ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
    • QS. Al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122
    • QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82
    • QS. Taha, dari ayat 65 sampai 70
    • Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, lalu An-Nas
    • Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bisa gunakan gelas kecil)
    • Gunakan sisanya untuk mandi.
    • Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihirnya hilang.
    (Metode ini disebutkan oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthani dalam buku beliau Ad-Dua wa Yalihi Al-Ilaj bi Ar-Ruqa, Hal. 35).
  2. Membaca Ruqyah kemudian ditiupkan
    Caranya:
    • Baca surat Al-Fatihah, ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, lalu An-Nas.
    • Ulangi sebanyak 3 kali alias lebih
    • Baca ayat di atas, sampil ditiupkan lalu diusapkan ke bagian tubuh yg sakit.
    • Baca doa-doa ketika menjenguk orang sakit.
Itulah beberapa cara mengobati orang yg terkena sihir secara islami seperti dikutip dari sumber yg sudah kami sebutkan diatas.  Semoga bermanfaat serta menjawab atas pertanyaan yg dikirimkan oleh salah satu teman kita di halaman Facebook Blog Khusus Doa.  dedar

Sumber Referensi :
* Muslim.or.id
* Konsultasi Syariah

Doa / Niat Tayammum Lagi Tata Cara Bertayamum Lengkap

Blog Khusus Doa - Tayamum adalah bersuci dari hadats dengan mengusap wajah dengan tangan menggunakan debu, tanah dan/atau permukaan bumi lainnya yg bersih dengan suci. Adapun untuk bacaan niat tayamum lengkap bahasa arab, tulisan latin dengan terjemahannya bagi kami share dibawah ini.

Ada beberapa hal yg menyebabkan seseorang bertayammum ataupun bersuci dengan tanah/debu. Misalnya, orang sakit yg tidak boleh terkena air, maka ketika ia bagi mengerjakan sholat lima waktu, cara wudhu ataupun bersucinya yaitu dengan bertayammum. Selain itu, apabila di suatu tempat tidak ada air, kekeringan karena kemarau panjang, maka masyarakat di daerah tersebut bisa bersuci ataupun berwudhu dengan cara tayammum.



 adalah bersuci dari hadats dengan mengusap wajah  dengan tangan menggunakan debu Doa / Niat Tayammum  dengan Tata Cara Bertayamum Lengkap
Ilustrasi: Tayammum


Tayammum disyari’atkan dalam islam berdasarkan dalil al-Qur’an, sunnah dengan Ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin. Adapun dalil dari Al Qur’an adalah firman Allah :

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ
Artinya :
Dan kalau kamu sakit ataupun dalam perjalanan ataupun kembali dari tempat buang air ataupun berhubungan badan dengan perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yg baik (bersih); sapulah mukamu dengan tanganmu dengan tanah itu. (QS. Al Maa-idah : 6).

Sabda Rasulullah SAW :
وَجُعِلَتْ تُرْبَتُهَا لَنَا طَهُورًا إِذَا لَمْ نَجِدِ الْمَاءَ
Artinya :
Dijadikan bagi kami (ummat Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi was sallam ) permukaan bumi sebagai thohur/sesuatu yg digunakan untuk besuci (tayammum) kalau kami tidak menjumpai air. (HR. Muslim no. 522)

Syarat Tayammum

  1. Tidak ada air dengan sudah berusaha mencarinya, tetapi tidak ketemu
  2. berhalangan menggunakan air, seperti sedang sakit, apabila terkena air penyakitnya bagi bertambah parah
  3. Telah masuk waktu Shalat
  4. Dengan tanah ataupun debu yg suci

Doa / Niat Tayammum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITUT TAYAMMUMA LISTIBAAHATIS SHALAATI FADHAL LILLAAHI TA'AALAA
Artinya :
Sengaja aku bertayammum untuk melakukan shalat fardhu karena Allah Ta'ala

Tata Cara Tayammum

Dijelaskan dalam sebuah hadits :

بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ ، فَتَمَرَّغْتُ فِى الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ، ثُمَّ مَسَحَ بِهَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ ، أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ
Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dengan aku tidak menemukan air. Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yg berguling-guling di tanah. Kemudian aku ceritakan hal tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam. Lantas beliau mengatakan, “Sesungguhnya cukuplah engkau melakukannya seperti ini”. Seraya beliau memukulkan telapak tangannya ke permukaan bumi sekali pukulan lalu meniupnya. Kemudian beliau mengusap punggung telapak tangan (kanan)nya dengan tangan kirinya dengan mengusap punggung telapak tangan (kiri)nya dengan tangan kanannya, lalu beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. (HR. Bukhori no. 347 dengan Muslim no. 368)

Dan dalam salah satu lafadz riwayat Bukhori,
وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَاحِدَةً
Artinya :
Dan beliau mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya dengan sekali usapan”.

Dari hadits-hadits diatas, beroleh disimpulkan bahwa tata cara Rasulullah SAW bertayammum adalah sebagai berikut :
  1. Memukulkan kedua telapak tangan ke permukaan bumi dengan sekali pukulan kemudian meniupnya.
  2. Kemudian menyapu punggung telapak tangan kanan dengan tangan kiri dengan sebaliknya.
  3. Kemudian menyapu wajah dengan dua telapak tangan.
  4. Semua usapan baik ketika mengusap telapak tangan dengan wajah dilakukan sekali usapan saja.
  5. Bagian tangan yg diusap adalah bagian telapak tangan sampai pergelangan tangan saja ataupun dengan kata lain tidak sampai siku seperti kepada saat wudhu.
  6. Tayammum beroleh menghilangkan hadats besar semisal janabah, demikian juga untuk hadats kecil.
  7. Tidak wajibnya urut/tertib dalam tayammum.

Itulah tata cara tayammum serta niat tayammum yang beroleh kita pelajari bersama. Sejauh ini, alhamdulillah saya pribadi belum pernah melakukan tayamum. Ini artinya saya belum pernah mengalami kekeringan yg sangat amat sehingga mencari air pun susah meskipun hanya untuk berwudhu. Maka dari itu, selagi masih diberi kesehatan serta kekeringan belum melanda kita, marilah kita selalu menjalankan perintah-Nya dengan menjauhi segala larangan-Nya.

Sumber Referensi :
* PedomanSholat
* Muslim.or.id

Bacaan Bilal Idul Adha Lengkap Tata Caranya

Blog Khusus Doa bahang - bahang Bilal Sholat Idul Adha dengan Tata Caranya bakal kami share di halaman ini. Bagi Anda yg kebetulan mendapat mandat dari pengurus masjid sebagai bilal sholat ied (Idul Adha), maka disini kita bakal belajar bersama-sama tentang tata cara dengan bacaan bilal idul adha.


Seperti diketahui, sebelum melaksanakan sholat idul adha, para jama'ah sholat ied (termasuk bilal) bersama-sama membacakan takbiran hari raya, yg kemudian apabila sudah masuk waktu sholat ied, maka bilal pun membacakan bilal idul adha. 


 Bagi Anda  yg kebetulan mendapat mandat dari pengurus masjid sebagai  bahang Bacaan Bilal Idul Adha Lengkap Tata Caranya
Ilustrasi: Bilal Sholat Idul Adha

Bacaan Bilal Idul Adha dengan Tata Caranya

  • Apabila sudah masuk waktu sholat ied, maka bilal mengajak para jama'ah untuk melaksanakan sholat ied (Idul Adha) secara berjama'ah dengan menyerukan lafadz ataupun bacaan berikut:
    bahang صَلُّوْاسُنَّةَ عِيْدِ اْلاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
  • Kemudian melaksanakan sholat idhul adha 2 raka'at secara berjamaah
    * Sebaiknya Anda pelajari juga tata cara dengan niat sholat idul adha. Silakan Anda pelajari Niat Sholat Idul Adha dengan Tata Caranya Lengkap
  • Setelah selesai shalat, Bilal berdiri menghadap para jama’ah sambil membawa tongkat dengan mengucapkan:
    bahang يَا مَعَاشِرَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ اْلـمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ إِعلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ عِيْدِ الأَضْحَى وَيَومُ السُرُوْرِ وَيَومُ المــــــغْفُورِ يَومُ اَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيهِ الطَعَامَ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامَ إِذَا صَعِدَ الخَطِيبُ عَلَى المِنْبَرِ أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ, أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا أجرَكُمُ اللهُ,  أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.
  • Kemudian Khotib bahang maju ke mimbar, bilal memberikan tongkat dengan membaca sholawat :
    bahang اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
  • Lalu bilal menghadap qiblat dengan membaca doa sebagai berikut:
    bahang اَللهُمَّ قَوِّاْلاِسْلاَمِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلَى مَعَانِدِ الدِّيْن، وَاخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَاخَيْرَالنَّاصِرَيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
  • Kemudian Khotib mengucapkan salam dengan berkhutbah
     
  • Diantara khotbah pertama dengan kedua idhul adha, ketika khotib sedang duduk diantara khutbah, bilal membaca sholawat lagi:
    bahang اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ

Itulah tata cara bilal idul adha lengkap dengan bacaannya yg angsal kami sahre. Jika Anda kebetulan dengan lebaran idul adha ini mendapat tugas sebagai bilal, silakan pelajari dengan hafalkan bacaan diatas. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :
* Islah Pedia
bahang

Khutbah Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Blog Khusus Doa kolor - kolor kolor Berikut adalah Khutbah Sholat Idul Adha yg becus dijadikan bahan referensi khutbah sholat hari raya haji. Semoga kita semua termasuk orang-orang yg berkurban di jalan Allah SWT, kolor beserta juga menjalankan ibadah puasa sunnah idul adha. Amin.

Hari raya idul adha merupakan hari raya Islam. Dimana dengan hari ni diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yg bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, mau mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba. Hari Raya Idul Adha jatuh dengan tanggal 10 bulan Dzulhijjah. , hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.

  kolor  beserta juga menjalankan ibadah puasa sunnah idul adha Khutbah Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap
Ilustrasi: Khutbah Idul Adha (Hari Raya Haji)

Contoh Khutbah Sholat Idul Adha Singkat beserta Padat


kolor اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وِا ِللهِ الْحَمْدُ
اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا أَحْرَمُوْا مِنَ الْمِيْقَاتِ، وَكُلَّمَا لَبَّى الْمُلَبُّوْنَ وَزِيْدَ فِى الْحَسَنَاتِ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا دَخَلُوْا فِجَاجَ مَكَّةَ آمِنِيْنَ، وَكُلَّمَا طَافُوْا بِالْبَيْتِ وَسَعَوْا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ذَاكِرِيْنَ مكَبِّرِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَعَرَفَةِ خَاضِعِيْنَ مَخْبِتِيْنَ مِهَلِّلِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا وَقَفُوْا بَالْمَشْعَرِ الْحَرَامِ طَالِبِيْنَ رَاغِبِيْنَ، اَللهُ أَكْبَرُ كُلَّمَا رَمَرْاالْجَمَرَاتِ مَكَبِّرِيْنَ، مُحَلَّقِى رُءُوْسَهُمْ وَمُقَصِّرِيْنَ.
اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَا ِللهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ خَلَقَ آدَمَ بِيَدِهِ مِنْ صَلْصَالٍ كَاالْفَجَّارِ، وَأَسْجَدَلَهُ مَلاَئِكَتَهُ الْمُقَرَّبِيْنَ اْلأَطْهَارَ، فَسَجَدُوْا إِلاَّ إِبْلِيْسِ أَبَى فَبَاءَ وَالصَّغَارِ، مَعَحَ تَعَالَى ظَهْرَ آدَمَ بِيَدِهِ فَاسْتَخْرَجَ ذُرِّيَتَهُ كَالذُّرِّ وَنَفَّذَ فِيْهِمُ اْلأَقْدَارَ، قَبَضَ قَبْضَةً وَقَالَ هؤُلاَءِ إِلَى الْجَنَّةِ وَلاَ أُبَالِيْ، وَقَبَضَ قَبْضَةً فَقَالَ هؤُلاَءِ وَلاَ أُبَالِيْ إِلَى النَّارِ، لاَتَنْفَعُهُ طَاعَةُ الْمُطِيْعِ وَلاَ تَضُرُّهُ مَعْصِيَةُ الْعَاصِى، بَلْ هُوَالنَّافِعُ الضَّارُّ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الْغَزَّارِ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ تَوْحِيْدَ مُقْتِنًا لِيَوْمِ الْحَاجَةِ وَاْلاِفْتِقَارِ مُظَاهِرًا عَلَيْهِ اللِّسَانُ وَلْجِنَانُ بِالسِّرِّ وَالْجِهَارِ، مَشْهُوْدًابِهِ لِرَبِّنَا كَمَاشَهِدَ بِهِ لِنَفْسِهِ وَشَهِدَتْ بِهِ مَلاَئِكَتَهُ وَأُوْلُوالْعِلْمِ مِنْ خَلْقِهِ لاَإِلهَ اِلاَّ هُوَالْعَزِيْزُ الْغَفَّارَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مَحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَفْضَلُ مَنْ صَلَّى وَنَحَرَ وَحَجَّ وَاعْتَمَرَ وَجَاهَدَ الْمُنَافِقِيْنَ وَلْكُفَّارَ
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَخْيَارِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

Allah Maha Besar (9x)
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selian Allah Yang Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar, ketika para haji melakukan ihram di Miqat, beserta ketika mereka membaca talbiyah serta menambah amal-amal baik.

Allah Maha Besar, ketika mereka celah-celah bukit Mekah dengan aman, ketika mereka Thawaf di Baitul Haram beserta Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, sa'i antara Shafa beserta Marwa dengan dzikir penuh pengangungan. Allah Maha Besar, ketika mereka wuquf di Arafah dengan khudu' beserta tawadhu' seraya bertahlil.

Allah Maha Besar, ketika mereka wuquf di Masy'aril Haram sambil berdoa penuh kebahagiaan. Allah Maha Besar, ketika melontar jumrah sambil bertakbir. Ada yg mencukur kepalanya beserta ada pula yg memendekkan rambutnya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Besar, beserta segala puji bagi Allah.

Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah yg menciptakan Adam dari tanah liat semacaam tembikar, lalu memerintahkan malaikat-malaikat yg patuh beserta suci untuk bersujud kepadanya. Maka bersujudlah mereka, kecuali iblis yg membengkang, beserta akibat pembangkangannya itu ia dilaknat beserta diajuhkan dari rahmatNya.

Kemudian, Allah mengusap punggung Adam, maka bermunculanlah anak keturunannya bagaikan semut-semut yg beriringan, lalu ditentukan takdir mereka. Maka Allah menggenggam satu genggaman beserta berfirman, "Mereka, beserta saya tidak mengetepikan masuk neraka." Tidak mendatangkan manfaat kepada Allah ketaatan orang yg taat, beserta tidak membahayakan Allah bagi orang yg berbuat maksiat. Allah lah yg mendatangkan manfaat beserta mundharat.

Saya panjatkan puji syukur kepada Allah atas anugerah nikmatNya. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada kolor sekutu bagi-Nya dalam menentukan kepuasan beserta kelebihan dengan hari ini. Nampak jelas bagi-Nya suara mulut beserta hati, ada yg rahasia beserta nyata. Semua itu diketahui oleh Allah, sebagaimana kita mengetahui diri sendiri, diketahui oleh malaikat-Nya beserta orang yg berilmu dari makhluk-Nya.

Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, orang termulia diantara orang-orang yg shalat, berkurban, haji, umrah beserta berjihad memerangi orang kafir beserta munafik.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat beserta salam kepada Nabi Muhammad SAW. Demikian pula kepada keluarga beserta para sahabatnya yg merupakan manusia-manusia pilihan.

Para Jama'ah yg berbahagia,
Saya serukan kepada Anda semua, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Lakukanlah perbuatan-perbuatan yg diridhai beserta dicintai oleh-Nya.

Ketahuilah bahwa hari ini adalah hari yg utama beserta mulia, Allah meninggikan beserta mensyiarkan takdir-Nya beserta dinamakan-Nya Hari Haji Akbar. Pada hari itu, Rasulullah SAW berkhutbah sebagai berikut:
Wahai manusia, sembahlan Tuhanmu, tunaikanlah shalat lima waktu, berpuasalah dengan bulanmu ini (Ramadhan), taatlah apabila kamu diperintah, niscaya kamu mau masuk surga

Dan Rasulullah SAW bersabda:
Janganlah kamu kembali kepada kekufuran, dimana satu sama lain saling memperhamba

Pada hari itu berkumpullah jama'ah haji di Mina untuk menyempurnakan manasik haji, taqarrub kepada Allah dengan nada suara riuh rendah, meninggikan beserta menghidupkan sunnah Ibrahim a.s dengan mengalirkan darah sembelihan (kurban) di hari yg agung ini.

Allah SWT mengujinya dengan perintah menyembelih anaknya yg merupakan buah hatinya, agar dia menyerahkan hatinya kepada Allah yg tidak ada sekutu bagi-Nya. Untuk itu seluruh hamba diciptakan, beserta kepada-Nya mereka diperintah. Maka, Ibrahim melaksanakan perintah itu penuh dengan ketaatan. Ia segera keluar seraya berkata:

kolor فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Artinya :
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yg diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu mau mendapatiku Termasuk orang-orang yg sabar". (QS. Ash-Shaaffat : 102)

Tanpa termenung beserta berpikir panjang, keduanya menyerahkan diri kepada ketentuan yg sedia digariskan Allah. Keduanya menyerahkan masalah itu kepada Allah Yang kolor Maha Hidup. Setelah anaknya dibaringkan beserta diletakkan pisau dengan tenggorokannya, turunlah rahmat Allah Yang Maha Pemurah kepadanya:

kolor وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبِينُ kolor
Artinya :
Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,. Sesungguhnya kamu sedia membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yg berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yg nyata. (QS. Ash-Shaaffat : 104-106)

Tiba-tiba Allah mendatangkan seekor kambing kibasy dari langit yg kemudian disembelih sebagai pengganti anaknya. Selanjutnya sunnah tersebut dihidupkan oleh Nabi Muhammad SAW beserta diagungkannya. Maka, tatkala menyemarakkannya dengan seratus kolor sudut lembu yg gemuk-gemuk beserta berkurban di Madinnah dengan dua kolor sudut kambing kibasy yg gemuk-gemuk beserta bertanduk. Seekor sebagai kurban Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, sedangkan seekor lagi sebagai kurban ummatnya.

Berlomba-lombalah wahai hamba Allah yg mendapat rahmat untuk menghidupkan sunnah orang-orang pilihan itu. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa melaksanakan kurban adalah mustahab hukumnya, sedang sebagian yg lain berpendapat wajib bagi yg mampu. Binatang kurban tersebut diutamakan yg berbadan bagus, gemuk beserta mahal harganya. Seekor kambing untuk kurban seorang lelaki beserta keluarganya, sedangkan seekor lembu nilainya sama kolor dengan tujuh kolor sudut kambing kibasy.

Binatang-binatang yg cukup masanya adalah kambing apabila sedia mencapai umur enam bulan, unta lima tahun, lembu dua tahun beserta kambing kibasy satu tahun. Kemudian, yg tidak boleh untuk dikurbankan binatang yg buta sebelah mata beserta nyata kebutaannya, pincang, sakit, kurus, serta yg terpotong sebagian telinganya ataupun tanduknya.

Untuk disembelih dalam keadaan berdiri, kaki kirinya ditekuk dana diikat, kemudian dipotong tepat di atas galian yg sedia disediakan sambil berdoa "Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka (sambil melafadzkan niat beserta ucapan) 'an fulan (dari si anu).

Catatan: Untuk doa menyembelih hewan kurban, sebaiknya Anda pelajari : Doa Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain beserta Milik Sendiri 

Sedang lembu disembelih dengan dibaringkan ke kiri. Disunnatkan kurban tersebut untuk kepentingan tiga kelompok, yaitu sepertiga untuk dirinya, sepertiga untuk kawannya beserta sepertiga lagi untuk orang-orang fakir.

Sedang waktu pelaksanaan kurban adalah, setelah selesai menunaikan sholat Idul Adha sampai akhir hari raya Tasyriq yg ketiga


Allah SWT berfirman:

kolor ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ(٣٢) لَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ مَحِلُّهَا إِلَى الْبَيْتِ الْعَتِيقِ(٣٣) وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ(٣٤) الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَى مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلاةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ(٣٥) وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ(٣٦) لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ(٣٧)
Artinya :
Demikianlah (perintah Allah). beserta Barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, Maka Sesungguhnya itu timbul dari Ketakwaan hati. Bagi kamu dengan binatang-binatang hadyu itu ada beberapa manfaat, sampai kepada waktu yg ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya yakni setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitullah). Dan bagi tiap-tiap umat sedia Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yg sedia direzkikan Allah kepada mereka, Maka Tuhanmu yakni Tuhan yg Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. beserta berilah kabar gembira kepada orang-orang yg tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yg apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yg sabar terhadap apa yg menimpa mereka, orang-orang yg mendirikan sembahyang beserta orang-orang yg menafkahkan sebagian dari apa yg sedia Kami rezkikan kepada mereka. Dan sedia Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yg banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam Keadaan berdiri (dan sedia terikat). kemudian apabila sedia roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya beserta beri makanlah orang yg rela dengan apa yg ada padanya (yang tidak meminta-minta) beserta orang yg meminta. Demikianlah Kami sedia menundukkan untua-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur. Daging-daging unta beserta darahnya itu sekali-kali tidak becus mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yg becus mencapainya. Demikianlah Allah sedia menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. beserta berilah kabar gembira kepada orang-orang yg berbuat baik. (QS. Al-Hajj : 32-37)

kolor اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وِا ِللهِ الْحَمْدُ

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah Maha Besar, beserta segala puji bagi Allah.

Catatan: Setelah khutbah pertama selesai, maka dilanjutkankan dengan khutbah kedua. Anda becus mempelajarinya disini : Khutbah Kedua Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Itulah contoh khutbah idul adha yg becus kami sahre dengan kesempatan yg baik ini, yg becus dijadikan bahan referensi khutbah hari raya idul adha tahun ini. Untuk hasil yg lebih maksimal, silakan Anda jabarkan lebih luas lagi dari materi khutbah diatas. Semoga bermanfaat.

Wednesday, November 27, 2019

Khutbah Kedua Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap

Blog Khusus Doa - Khutbah Kedua Hari Raya Haji (Idul Adha) ini adalah lanjutan dari Khutbah Idul Adha yg pernah kami share sebelumnya. Semoga ini bisa memperlengkap materi khutbah sholat iedul adha tahun yg Insya Allah hendak dirayakan tanggal 24 September 2020.

Seperti yg sudah kami sampaikan sebelumnya, bahwasanya Hari raya idul adha merupakan hari raya Islam. Dimana kepada hari ni diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim (Abraham), yg bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, hendak mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

 ini adalah lanjutan dari Khutbah Idul Adha  yg pernah kami share sebelumnya Khutbah Kedua Idul Adha Hari Raya Haji Lengkap
Ilustrasi: Khutbah Kedua Idul Adha

KHUTBAH KEDUA IDUL ADHA

اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِيْدِ الْجَمِيْعِ وَاْلأَعْيَادِ، رَافِعِ السَّموَاتِ بِغَيْرِ عَمَدِ تَرَوْنَهَا وَبَاسِطِ اْلأَرْضِ وَمُرْسِيْهَا بِاْلأَطْوَادِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الَّتِىْ لاَيُحْصَى لَهَا تَعْدَادٌ وَأَشْكُرُهُ وَبِالشُّكْرِ تَحْلُوْالنِّعَمُ وَتَزْدَادُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً أُعِدُّهَا لَيَوْمِ التَّنَادِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْهَادِيْ إِلَى سَبِيْلِ الرَّشَادِ، الدَّاعِى إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيْرَةٍ حَتَّى دَانَتْ لِدَعْوَتِهِ الْعِبَادُ.
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ اْلأَمْجَادِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثْيْرًا.

Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah, yg sudah meninggikan langit dengan menghamparkan bumi serta mengukuhkannya dengan gunung-gunung yg dipancangkan.

Saya panjatkan puji kepada Allah Yang Maha Suci atas karunia nikmat-Nya yg tidak terhingga dengan tidak terbilang banyaknya. Saya panjatkan rasa syukur kepada-Nya, karena dengan syukur itu Allah hendak menambah nikmat-Nya.

Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, yg menuntun jalan lurus dengan menyeru kepada Allah dengan pendekatan yg baik dengan bijak, sehingga beroleh sambutan dari hamba-hamba Allah.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dengan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dengan para sahabatnya yg baik dengan mulia.

Wahai hamba-hamba Allah, bertaqwalah kepada Allah, dengan ketahuilah bahwa kebahagiaan itu bukan bagi orang yg menyambut hari raya dengan pakaian baru, berkendaraan mewah dengan dilayani seorang hamba. Tetapi, kebahagiaan adalah bagi orang yg bertaqwa kepada Allah sepanjang hidupnya, sehingga memperoleh kebaikan di surga yg kenikmatannya tidak hendak pernah sirna dengan tidak dibatasi oleh waktu, dengan selamat dari neraka yg sangat panas, makanannya berupa racun, minumannya darab berecampur nanah dengan pakaiannya dari besi.

Maka bertaqwalah kepada Allah, wahai hamba-hamba Allah, dengan melaksanakan perintah-perintahNya. Dirikanlah shalat, tunaikan zakat, kerjakan yg ma'ruf dengan cegahlah kemungkaran, demikianlah yg semestinya dilakukan oleh seorang hamba. Ketahuilah bahwa Allah SWT memerintahkan kepada kamu dengan perintah yg harus dimulai diri sendiri, seraya berfirman :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya :
Sesungguhnya Allah dengan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yg beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dengan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab : 56)

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dengan salam kepada Nabi Muhammad SAW, hamba dengan Rasul-Mu dari Bani Hasyim yg jujur. Dan ridhailah ya Allah, empat orang khalifah yg paling patuh kepada-Mu yakni Abu Bakar, Umar, Usman, Ali dengan sleuruh sahabat yg jujur dengan menepati janji.

Demikian pula para Tabi'in dengan orang-orang yg mengikuti mereka dengan baik. Demikian juga, kami bersama mereka mengharapkan rampunan-Mu, kemuliaan dari-Mu dengan kebaikan-Mu, wahai Pemberi Pahala dengan Pengampunan.

Ya Allah, muliakanlah Islam dengan kaum muslimim, campakkanlah ahli syirik dengan kemusyrikan, kekalkanlah para penegak agama Islam. Jadikanlah Negara ini aman dengan tenteram, demikian pula seluruh negeri Islam.

Ya Allah, tegakkanlah bendera jihad dengan tenggelamkanlah ahli syirik dengan perusak. Limpahkanlah seluruh rahmat-Mu kepada seluruh hamba, ya Allah Pemilik dunia dengan akhirat sebagai tempat kembali.


عِبَادَاللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغَيْ، يَعظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَوْفُوْا بِعَهْدِاللهِ إِذَاعَاهَدْتُمْ، وَلاَتَنْقُضُوْا اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا، وَقَدْجَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَاتَفْعَلُوْنَ، فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمِ الْجَلِيْلَ يَدْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نَعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَاتَصْنَعُوْنَ


Doa Nabi Sulaiman A.S Untuk Kekayaan Lengkap Penjelasannya

Blog Khusus Doa meriang - meriang Salah satu doa para nabi yg dicari-cari oleh mayoritas orang yaitu Doa Nabi Sulaiman untuk Penunduk dan/atau Kekayaan. Tentunya ada alasan tersendiri mengapa banyak orang yg ingin tahu Doa Nabi Sulaiman tersebut. Wallaahu A'lam.


Seperti diketahui, Nabi Sulaiman menginginkan dari Allah SWT suatu kerajaan yg belum pernah diperoleh oleh siapa pun setelahnya. Kemudian Allah SWT mengabulkan doa Nabi Sulaiman lagi memberinya kerajaan tersebut. Ambisi Sulaiman untuk mendapatkan kekuasaan alias kerajaan adalah ambisi yg ada di dalam seorang nabi, lagi tentu ambisi para nabi tidak berkaitan kecuali dengan kebenaran. Ambisi tersebut adalah bertujuan untuk memudahkan penyebaran dakwah di muka bumi.

 Tentunya ada alasan tersendiri mengapa banyak orang  yg ingin tahu  meriang Doa Nabi Sulaiman A.S untuk Kekayaan Lengkap Penjelasannya
Ilustrasi: Berdoa


Berikut adalah salah satu doa nabi sulaiman memohon dikaruniai kekayaan/kerajaan, yg terdapat dalam Al-Quran Surat Shaad ayat 35.

meriang قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لا يَنْبَغِي لأحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Artinya :
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku lagi anugerahkanlah kepadaku kerajaan yg tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, Sesungguhnya Engkaulah yg Maha Pemberi" (QS. Shaad : 35)

Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman dengan memberikan anugerah lagi pengetahuan yg besar serta melimpahkan kekuasaan yg besar lagi wewenang yg kuat atas Nabi Sulaiman as. Dalam ayat-ayat yg menceritakan kehidupannya, berbagai perincian mengenai kekayaan, kewenangan, lagi bagaimana dia menggunakan pengetahuannya sudah disampaikan.

Bertubi-tubi berkah yg dikaruniakan kepada Nabi Sulaiman as membuatnya semakin bersyukur kepada sang pencipta langit lagi bumi, Allah SWT. Syukur nabi Sulaiman saat dipuncak kesuksesan juga diabadikan dalam Al-Qur'an.

Penjelasan lagi Hikmah Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan

Seperti dilansir dari laman Kumpulan Doa Mustajab, Doa di atas baik sekali dibaca agar kita mendapatkan ilham untuk mensyukuri nikmat serta dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yg beramal shalih di dunia hingga kemudian mendapatkan kebahagiaan di dunia lagi akhirat. Doa tersebut pula yg dibaca Nabi Sulaiman a.s. yg kaya raya tidak ada bandingannya.

Jika Anda sudah dikaruniai rezeki oleh Allah, jangan lupa untuk mensyukurinya. Serupa dengan Nabi Sulaiman yg sangat mensyukuri karunia Allah kepadanya. Rezeki, ketenaran lagi kesuksesan adalah karunia dari Allah untuk menguji kita apakah kita bersyukur kepada Allah alias malah mengingkarinya.

Itulah Penjelasan tentang Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan yg bisa kami sahre dengan kesempatan yg baik ini. Semoga kita semua adalah termasuk orang-orang yg selalu bersyukur atas segala nikmat lagi karunia Allah SWT yg sudah diberikan kepada kita semua. Amin.

Sumber Referensi :
* Kumpulan Doa Mustajab
meriang