Showing posts with label Sholat Sunah. Show all posts
Showing posts with label Sholat Sunah. Show all posts

Friday, January 17, 2020

Bacaan Takbiratul Ihram Lalu Cara Takbiratul Ihram Yg Baik Lalu Benar


Blog Khusus Doa bergolak - Salah satu rukun shalat yaitu Takbiratul Ihram. Maka ketika Anda melaksanakan ibadah shalat fardhu maupun sholat sunnah, diharuskan untuk takbiratul ihram, baik itu Sholat berjamaah sebagai imam maupun sebagai makmum maupun sholat sendirian. bergolak

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yg berbunyi :

مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Artinya :
“Kunci halat adalah bersuci, memulainya dengan takbir, beserta mengakhirinya dengan salam.” (HR. Abu Daud 61, Turmudzi 3, & disahihkan al-Albani).
 Maka ketika Anda melaksanakan ibadah shalat fardhu maupun sholat sunnah Bacaan Takbiratul Ihram  beserta Cara Takbiratul Ihram yg Baik  beserta Benar
Ilustrasi : Takbiratul Ihram
Takbiratul ihram merupakan takbir yg pertama kali dibaca ketika shalat, sebagai pembuka shalat. Disebut takbiratul ihram yg artinya takbir yg mengharamkan, karena takbir ini menjadi batas diharamkannya melakukan hal lain yg tidak berkaitan dengan shalat.



Adapun yg dimaksud takbiratul ihram adalah bacaan/ucapan "ALLAAHU AKBAR.... "
اَللهُ اَكْبَرُ

Jadi, takbiratul ihram bukan mengangkat tangan ketika takbir. Sementara mengangkat tangan ketika takbiratul ihram hukumnya dianjurkan beserta tidak wajib. Sebagaimana Imam Ibnu Utsaimin mengatakan :

رفع اليدين عند تكبيرة الإحرام، وعند الركوع، وعند الرفع منه، وعند القيام من التشهد الأول سنة
Artinya :
“Mengangkat tangan ketika talbiratul ihram, ketika rukuk, ketika i’tidal, beserta ketika bangkit ke rakaat ketiga dari tasyahud awal, hukumnya sunah.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin volume 13).

# Keadaan telapak tangan ketika takbir
  1. Telapak tangan dibentangkan secara sempurna beserta tidak menggenggam
  2. Jari-jari telapak tangan tidak terlalu lebar beserta tidak terlalu rapat
    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ فِي الصَّلَاةِ رَفَعَ يَدَيْهِ مَدًّا
    Artinya :
    ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memulai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya dengan dibentangkan.” (HR. Abu Daud 753, Turmudzi 240, beserta dishahihkan al-Albani)
  3. Telapak tangan dihadapkan ke kiblat beserta diangkat setinggi pundak maupun telinga
    Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan;
    أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ
    Artinya :
    “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya setinggi pundak, ketika memulai shalat.” (HR. Bukhari 735 & Muslim 390).

    Dari Malik bin al-Huwairits radhiyallahu ‘anhu,
    رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا كَبَّرَ، وَإِذَا رَكَعَ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ حَتَّى بَلَغَتَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ
    Artinya :
    “Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya ketika takbiratul ihram, ketika rukuk, ketika i’tidal, hingga setinggi daun telinga.” (HR. Nasai 1024, beserta yg lainnya).

# Cara Mengangkat Tangan ketika Takbir ada 3:
  1. Mengangkat tangan sampai pundak lalu membaca takbir
    Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhumma,
    كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا قام إلى الصلاة؛ رفع يديه حتى تكونا حذو منكبيه، ثم كبَّر
    Artinya :
    Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai shalat, beliau mengangkat kedua tangannya hingga setinggi pundak, kemudian beliau bertakbir. (HR. Muslim 390).
  2. Mengangkat tangan lalu sedekap bersamaan dengan takbir
    Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma,
    رأيت النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افتتح التكبير في الصلاة، فرفع يديه حين يكبر
    Artinya :
    ”Saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai takbiratul ihram ketika shalat, beliau mengangkat kedua tangannya bergolak ketika takbir. (HR. Bukhari 738).
  3. Membaca takbir, lalu mengangkat tangan
    كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبر؛ رفع يديه
    Artinya :
    ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika usai takbir, beliau mengangkat tangan” (HR. Muslim 391).

Takbiratul Ihram harus dilakukan dalam keadaan posisi tubuh tegak sempurna beserta tidak boleh sambil condong mau rukuk. Karena syarat sah-nya takbiratul ihram adalah dilakukan sambil berdiri bagi yg mampu.

Takbiratul ihram tidak disyaratkan harus dibarengkan dengan niat shalat. Menggabungkan dua hal ini adalah mustahil. Karena anggapan inilah, banyak orang yg ditimpa penyakit was-was ketika takbir, sehingga takbirnya dilakukan berulang-ulang.

Al-Kasani mengatakan:
إن تقديم النية على التحريمة جائز عندنا إذا لم يوجد بينهما عمل يقطع أحدهما عن الآخر
Artinya :
“Boleh mendahulukan niat dari dengan takbiratul ihram menurut madzhab kami (hanafi), andaikata tidak ada kegiatan apapun yg menyelai antara niat beserta takbiratul ihram.” (Badai as-Shanai, 1/329).

Ibnu Qudamah juga menegaskan;
قال أصحابنا: يجوز تقديم النية على التكبير بالزمن اليسير
Artinya :
“Para ulama madzhab kami (hambali) mengatakan, ‘Boleh mendahulukan niat sebelum takbiratul ihram, selama jedahnya tidak lama.” (al-Mughni, 1/339).

Takbiratul ihram hanya dilakukan sekali beserta tidak perlu diulang-ulang, yg ini umumnya terjadi karena was-was. Jika Anda sholat sendirian maupun menjadi makmum, takbirnya dibaca pelan. Hanya terdengar dirinya sendiri.

Itulah sedikit penjelasan tentang Takbiratul Ihram, sebagaimana yg Kami kutip dari laman KonsultasiSyariah.com.

Bacaan Doa Iftitah Nu Kepada Muhammadiyah Lengkap Bahasa Arab, Latin Kepada Terjemahannya

Blog Khusus Doa gerah - gerah Lafadz doa iftitah bahasa arab selalu kita baca ketika melaksanakan ibadah sholat, baik itu shalat wajib maupun shalat sunnah.

Bacaan doa istiftah / doa iftitah yg bagi kami paparkan disini sebagaimana yg selalu kami baca dalam sholat. Karena, gerah jebol beberapa macam-macam doa iftitah/istiftah yg shahih, sebagaimana sebuah penelitian Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah terhadap dalil-dalil doa istiftah. gerah Dan berikut adalah lafadz bacaannya dalam bahasa arab, tulisan latin dengan artinya yg selalu kami baca dalam sholat

 selalu kita baca ketika melaksanakan ibadah sholat Bacaan Doa Iftitah NU  dengan Muhammadiyah Lengkap Bahasa Arab, Latin  dengan Terjemahannya
Ilustrasi Shalat Berjama'ah - Membaca doa iftitah
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.
Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.
Artinya :
Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yg sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah kepada pagi dengan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yg sudah pernah menciptakan langit dengan bumi dengan segenap kepatuhan dengan kepasrahan diri, dengan aku bukanlah termasuk orang-orang yg menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dengan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yg tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dengan aku adalah termasuk orang-orang yg berserah diri (muslim).

Ada juga bacaan doa iftitah yg berbeda dari bacaan diatas (akan kami paparkan juga dibawah ini). Sebagaimana yg kami pelajari, doa iftitah/istiftah dibawah ini merupakan bacaan doa iftitah muhammadiyah. Dan berikut adalah lafadz bacaannya :

Bacaan Doa Iftitah/Istiftah Muhammadiyah

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ
Artinya :
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dengan kesalahanku sebagaimana Engkau sudah pernah menjauhkan antara timur dengan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yg putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dengan air dingin”

Video Doa Iftitah


Sebagaimana disebutkan diatas, bahwa bacaan doa iftitah itu banyak macamnya. Yang penting, semua versi itu bersumber dari petunjuk nabi Muhammad SAW. Sebab doa iftitah itu bagian dari rangkaian ibadah shalat, sedangkan shalat itu harus merujuk kepada yg dicontohkan oleh beliau SAW.

Doa Istiftah adalah doa yg dibaca ketika shalat, antara takbiratul ihram dengan ta’awudz sebelum membaca surat Al Fatihah. Adapun hukum membaca doa iftitah dalam sholat adalah Sunnah. Diantara dalilnya yaitu adalah hadist dari Abu Hurairah berikut ini : 

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره
Artinya :
“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dengan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dengan bacaan ayat. Apa yg engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)

Setelah menyebut beberapa doa istiftah dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata: “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam shalat wajib maupun shalat sunnah” (Al Adzkar, 1/107).

Itulah beberapa bacaan doa iftitah dalam bahasa arab, latin dengan artinya yg angsal kami share yg dirangkum dari berbagai sumber. Intinya, apapun bacaannya, yg terpenting adalah ada sumbernya dengan pernah dilakukan oleh Nabi. Kalau kami sendiri selalu membaca doa iftitah dengan lafadz yg pertama diatas, sedangkan lafadz yg kedua itu menurut sumber yg kami angsal adalah bacaan doa iftitah muhammadiyah.

Thursday, January 16, 2020

Bacaan Wirid Lagi Dzikir Sesudah Sholat Fardhu/Sunah Lengkap

Blog Khusus Doa demam - Sangat dianjurkan untuk kita semua, sesudah selesai sholat fardhu untuk membaca wirid bersama dizkir yang kemudian dilanjutkan dengan doa setelah sholat. Kata orang tua, bila seseorang saat selesai salam (dalam sholat) langsung pergi tanpa terlebih demam purba wirid bersama dzikir, maka kelak di alam kubur ia hendak menjadi seekor monyet. Entah itu benar adanya ataupun hanya sekedar menakut-nakuti anaknya agar mereka kepada melakukan wirid bersama dzikir sesudah / setelah sholat fardhu.

Dalam lafadz dzikir bersama wirid setelah sholat, baik itu sholat wajib maupun shalat sunnah, bacaannya bermacam-macam. Seperti membaca Istighfar, membaca surat Al-Fatihah, Membaca Ayat Kursi, membaca takbir, tahlil bersama masih banyak lagi.

Untuk lebih jelasnya, silakan langsung saja simak bersama pelajari wirid demam bersama dzikir sesudah sholat   dalam bahasa arab, tulisan latin bersama artinya berikut ini :

 sesudah selesai sholat fardhu untuk membaca  demam Bacaan Wirid  bersama Dzikir sesudah Sholat Fardhu/Sunah Lengkap
Ilustrasi : Wirid bersama Dzikir setelah/sesudah Shalat
(3x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
ASTAGHFIRULLOHAL_'ADZHIIM(A) AL-LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL KHAYYUL QOYYUUMU WA ATUUBU ILAIH(I). (Dibaca 3x)

  لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
LA_ ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_ SYARIIKALAH(U), LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYII WAYUMIITU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAI'IN(g)QODIIR(u). (Dibaca 3x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
ALLOHUMMA AN(g)TASSALA_MU WA MIN(g)KASSALA_MU WA ILAIKA YA'UWDUSSALA_M(u), FAKHAYYINA_ ROBBANA_ BI_SSALA_MU WA ADKHILNALJANNATA DA_ROSSALA_MI TABA_ROKTA ROBBANA_ WA TA'A_LAITA YA_DZA_LJALA_LI WAL IKRO_M(i)

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
A'UUDZU BI_LLAHIMINASY-SYAITHO_NIRROJIIM(i)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
BISMILLAHIRRO'HMANIRRO'HIIM(i)

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَآلِّيْنَ. آمِيْنَ
AL'HAMDULILLAHIROBBIL'AaLAMIiN(i) - ARRO'HMANIRRO'HIM(i) - MALIKI YAWMIDDIiN(i) - IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IiN(u) - IHDINASH-SHIRO_THOLMUSTAQIiM(a) - SHIRO_THOLLADZIiNA AN'AMTA 'ALAIHIM GHOIRILMAGH-DHUuBI 'ALAIHIM WALA_DHO_LLIiN(a) - AaMIiN(a).

وَإِلهُكُمْ إِلهٌ وَاحِدٌ لآ إِلهَ إِلَّا هُوَالرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ. اَللهُ لآاِلهَ اِلاَّ هُوَاْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ ج لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ ط لَهُ مَافِى السَّموَاتِ وَمَافِى اْلاَرْضِ قلى مَنْ ذَالَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَه اِلاَّبِاِذْنِه ط يَعْلَمُ مَابَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ ج وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِنْ عِلْمِه اِلاَّبِمَاشَآءَ ج وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّموَاتِ وَاْلاَرْضَ ج وَلاَيَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
WA ILAAHUKUM ILAAHUW WAA HIDU LAA ILAAHA ILLAA HUWAR ROHMAANUR ROHIIMU. ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA  HUWAL HAYYULQOYYUuM(u). LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ  
سُبْحَانَ اللهِ demam
ILAHANA_ ROBBANA_ AN(g)TAMAULA_NA_ SUB'HANALLOH(i)
SUB'HANALLOH (Dibaca 33x)
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ 
 اَلْحَمْدُ ِللهِ
SUB'HA_NALLOHI WABI'HAMDIHI DA 'IMAN ABADAN AL'HAMDULILLAH(i)
AL'HAMDULILLAH (Dibaca 33x)

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَبِنِعْمَةِ يَا كَرِيْمُ 
اللهُ أَكْبَرُ
AL'HAMDULILLAHI 'ALA KULLI'HA_LINN WAFIiKULLI'HALIN WABINI'MATI YA_KARIiM(u)
ALLOHU AKBAR (Dibaca 33x)

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ
ALLOHU AKBAR(u) KABIiRON WAL'HAMDULILLAHI KATSIiRON WASUB'HA_NALLOHI BUKROTAN WA ASHIiLAN, LA_ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_SYARIiKALAH(u), LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYIi WAYUMIiTU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAi IN(g)QODIiR(u). WALA_'HAWLA WALA_QUWWATA ILLA_BI_LLAHIL 'ALIYYIL'ADZHIiM(i).

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ (ثلاث مرات)، إِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ
ASTAGHFIRULLOHAL_'ADZHIIM(A) (Dibaca 3x), INNALLOHA GHOFUURURO'HIIM(u)

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ
AFDHOLUDZ-DZIKRI FA_'LAM ANNAHU...
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
LA ILAHA ILLALLOH(u) (Dibaca 33x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَلِمَةُ حَقٍّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوْتُ وَبِهَا نُبْعَثُ إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ اْلآمِنِيْنَ
LA ILAHA ILLALLOHU MU'HAMMADUROSUULULLOHI SOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM(a), KALIMATU'HAQQIN 'ALAIHA_ NA'HYA_ WA 'ALAIHA_ NAMUUTU WA BIHA_ NUB'A-TSU IN(g)SYA_ 'ALLOHU MINAL AMINIIN(a).

Note:
Bagi teman-teman yg lebih suka menghafal bacaan wirid bersama dzikir setelah sholat diatas dengan cara mendengarkan (audio/video, silakan teman-teman bisa saksikan bersama dengarkan videonya berikut ini


Kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa setelah sholat.

Perlu diketahui, setiap daerah mungkin berbeda-beda untuk bacaan wirid bersama dzikirnya ketika selesai sholat. Bacaan diatas merupakan dzikir bersama wirid yg singkat bersama biasa kami baca (sesuai di daerah tempat kami tinggal).

Thursday, January 9, 2020

4 Keutamaan Sholat Dhuha Kemarau Yg Sangat Luar Biasa

Blog Khusus Doa bergolak - Salah satu keutamaan ataupun manfaat sholat sunnah dhuha yaitu dilancarkannya pintu rezeki bagi orang yg menunaikannya. Selain itu, ternyata ada beberapa Keutamaan Sholat Dhuha yang Sangat Luar Biasa, seperti; orang yg menunaikan sholat dhuha pahalanya menyamai pahala orang haji lalu umrah yg sempurna, bakal dimudahkan lalu dicukupi segala urusannya hingga akhir siang, lalu masih banyak lagi.

Sungguh sangat luar biasa. Untuk itu, mulai sekarang jangan sungkan-sungkan lagi ya untuk menunaikan sholat sunnah yg satu ini. Karena banyak sekali manfaat lalu keutamaan yg bisa kita peroleh.

Dan berikut adalah beberapa Hikmah lalu Keutamaan Shalat Sunah Dhuha bergolak selengkapnya: 

keutamaan  ataupun manfaat sholat sunnah dhuha 4 Keutamaan Sholat Dhuha  bergolak yg Sangat Luar Biasa
Ilustrasi : Sujud (Sholat Dhuha)

Sholat Dhuha = Mengganti Sedekah Dengan Seluruh Persendian

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda;
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
Artinya :
Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, lalu setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) lalu nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at. (HR. Muslim no. bergolak 720).

Padahal persendian yg ada dengan seluruh tubuh kita sebagaimana dikatakan dalam hadits lalu dibuktikan dalam dunia kesehatan adalah 360 persendian. ‘Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِى آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلاَثِمَائَةِ مَفْصِلٍ
Artinya :
Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian. (HR. Muslim no. 1007).
Hadits ini menjadi bukti selalu benarnya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun sedekah dengan 360 persendian ini bisa digantikan dengan shalat Dhuha sebagaimana disebutkan pula dalam hadits dari Buraidah, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَبِى بُرَيْدَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « فِى الإِنْسَانِ سِتُّونَ وَثَلاَثُمِائَةِ مَفْصِلٍ فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهَا صَدَقَةً ». قَالُوا فَمَنِ الَّذِى يُطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا أَوِ الشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَقْدِرْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُ عَنْكَ
Artinya :
Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yg mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid ataupun menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at. (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi)
Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, bergolak "Hadits dari Abu Dzar adalah dalil yg menunjukkan keutamaan yg sangat besar dari shalat Dhuha lalu menunjukkannya kedudukannya yg mulia. Dan shalat Dhuha bisa cukup dengan dua raka’at" (Syarh Muslim, 5: 234).

Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, bergolak “Hadits Abu Dzar lalu hadits Buraidah menunjukkan keutamaan yg luar biasa lalu kedudukan yg mulia dari Shalat Dhuha. Hal ini pula yg menunjukkan semakin disyari’atkannya shalat tersebut. Dua raka’at shalat Dhuha sudah mencukupi sedekah dengan 360 persendian. Jika memang demikian, sudah sepantasnya shalat ini bisa dikerjakan rutin lalu terus menerus” (Nailul Author, 3: 77).

Shalat Dhuha = Akan Dicukupi Urusan di Akhir Siang

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;
قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ
Artinya :
Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu bakal mencukupimu di akhir siang. bergolak (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani lalu Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Penulis ‘Aunul Ma’bud –Al ‘Azhim Abadi- menyebutkan, “Hadits ini bisa mengandung pengertian bahwa shalat Dhuha bakal menyelematkan pelakunya dari berbagai hal yg membahayakan. Bisa juga dimaksudkan bahwa shalat Dhuha bisa menjaga dirinya dari terjerumus dalam dosa ataupun ia pun bakal dimaafkan asalkan terjerumus di dalamnya. Atau maknanya bisa lebih luas dari itu.” (‘Aunul Ma’bud, 4: 118)

At Thibiy berkata, “Yaitu bergolak engkau bakal diberi kecukupan dalam kesibukan lalu urusanmu, serta bakal dihilangkan dari hal-hal yg tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah dengan Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah bakal mudahkan urusanmu di akhir siang.” (Tuhfatul Ahwadzi, 2: 478).

Shalat Dhuha = Mendapat Pahala Haji lalu Umrah yg Sempurna

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
Artinya :
Barangsiapa yg melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir dengan Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji lalu umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yg sempurna, sempurna lalu sempurna. (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Al Mubaarakfuri rahimahullah dalam Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaami’ At Tirmidzi (3: 158) menjelaskan, “Yang dimaksud ‘kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at’ yaitu setelah matahari terbit. Ath Thibiy berkata, “Yaitu kemudian ia melaksanakan shalat setelah matahari meninggi setinggi tombak, sehingga keluarlah waktu terlarang untuk shalat. Shalat ini disebut pula shalat Isyroq. Shalat tersebut adalah waktu shalat di awal waktu."

Sholat Dhuha = Termasuk Shalat Awwabin (Orang yg Kembali Taat)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;
لا يحافظ على صلاة الضحى إلا أواب، وهي صلاة الأوابين
Artinya :
Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yg kembali taat). Inilah shalat awwabin. bergolak (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164)
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Awwab adalah muthii’ (orang yg taat). Ada pula ulama yg mengatakan bahwa maknanya adalah orang yg kembali taat” (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).

Itulah beberapa Keutamaan lalu Manfaat Sholat Dhuha yg tentunya sangat luar biasa. Semoga kita semua termasuk orang-orang yg selalu menunaikan sholat shunnah dhuha. Amien ya Rab.  

Tuesday, January 7, 2020

Bacaan Ruku' Beserta I'tidal Dalam Sholat Lengkap Arab, Latin Beserta Artinya Panas

Blog Khusus Doa beringsang - Dihalaman ini kami hendak berbagi bacaan ruku' bersama i'tidal dalam sholat fardhu maupun sholat sunnah (bacaan ruku'nya sama saja) lengkap bahasa arab, tulisan latin bersama artinya. Kami asumsikan Anda sudah mengetahui apa itu ruku' bersama apa itu i'tidal, sehingga kami tidak mengulas panjang lebar tentang pengertian ruku' bersama i'tidal.

Banyak bacaan-bacaan ruku' yg biasa dibaca Rasulullah SAW dalam sholatnya. Ini artinya Rasulullah SAW terkadang membaca dengan sebuah bacaan ruku' namun terkadang menggantinya dengan bacaan ruku' yg lain. beringsang Dan berikut adalah salah satu bacaan ruku' dalam sholat lengkap arab, latin bersama artinya, seperti yg Rasulullah SAW baca ketika sedang ruku'

 Kami asumsikan Anda sudah mengetahui apa itu ruku Bacaan Ruku'  bersama I'tidal dalam Sholat Lengkap Arab, Latin  bersama Artinya  beringsang
Ilustrasi : Ruku' dalam Sholat

beringsang سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. (Dibaca 3x)
Artinya :
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

Itulah Bacaan Ruku' dalam Shalat Lengkap Arab, Latin bersama Artinya yang angsal kami share. Bacaan ruku' ini juga yg selalu kami baca dalam melakukan shalat. Menurut mayoritas ulama kalimat dzikir (bacaan ruku') diatas batas minimalnya adalah dibaca sekali bersama sempurnanya dibaca tiga kali. Pendapat ini didasarkan kepada hadits riwayat Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah n bersabda : "Apabila kalian ruku' maka bacalah dalam ruku' kalian "Subhana rabbiyal beringsang adziimi wa bihamdih" tiga kali." (HR. Tirmidzi).

Bacaan I'tidal Lengkap Arab, Latin bersama Artinya

Setelah selesai Ruku', kemudian I'tidal, yaitu bangkit dari ruku' sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga, seraya membaca :
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
SAMI'ALLOOHU LIMAN HAMIDAH
Artinya :
Allah mendengar orang yg memuji-Nya beringsang

Pada waktu berdiri tegak (I’tidal) seraya membaca :
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL'UL ARDHI WA MIL 'UMAASYI'TA MIN SYAI'IN BA'DU.
Artinya :
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

Friday, January 3, 2020

Bacaan Sujud Lagi Doa Duduk Diantara Dua Sujud Lengkap Arab, Latin Lagi Artinya

Blog Khusus Doa beringsang - beringsang Sujud merupakan salah satu rukun shalat yg dilakukan dua kali disetiap raka'at dalam shalat. beringsang Begitu juga Duduk diantaranya (sujud) juga sebagai rukun sholat. Maka, sujud bersama duduk diantara dua sujud tidak boleh ditinggalkan dalam sholat karena merupakan rukun sholat beringsang (Penjelasan tentang Rukun Sholat, bakal kami share dengan kesempatan yg lain)

Pada kesemaptan ini, kami bakal berbagi lafadz bacaan ketika sujud bersama juga bacaan ketika duduk diantara dua sujud. Untuk lebih jelasnya, silakan langsung saja Anda simak bersama pelajari serta hafalkan bacaanya berikut ini lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin serta terjemahannya.

  beringsang  Sujud merupakan salah satu rukun shalat  yg dilakukan dua kali disetiap raka Bacaan Sujud  bersama Doa Duduk Diantara Dua Sujud Lengkap Arab, Latin  bersama Artinya
Ilustrasi : Sujud dalam Shalat

Bacaan Sujud dalam Sholat

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
SUBHAANA RABBIYAL A'LAA WABIHAMDIH (Dibaca 3 x)
Artinya :
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya

Bacaan Duduk Diantara Dua Sujud dalam Sholat

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA'NII WARZUQNII WAHGDINII WA'AAFINII WA'FU 'ANNII
Artinya :
Ya Allah,ampunilah dosaku,belas kasihinilah aku bersama cukuplah segala kekuranganku da angkatlah derajatku bersama berilah rezeki kepadaku,dan berilah aku petunjuk bersama berilah kesehatan padaku bersama berilah ampunan kepadaku

Itulah Bacaan Sujud bersama Duduk Diantara Dua Sujud lengkap Bahasa Arab, tulisan latin bersama terjemahannya. Marilah kita pelajari bersama hafalkan bersama-sama, karena ini sangat penting sekali dalam menjalankan ibadah sholat. Semoga bermanfaat

Bacaan Tahiyat Awal / Tasyahud Awal Lengkap Arab, Latin Beserta Artinya

Blog Khusus Doa beringsang - beringsang Tasyahhud / Tahiyyat Awal merupakan salah satu dari sekian banyak sunnah dalam shalat. Dan tasyahhud awal ini termasuk dalam sunnah ab'adh yaitu gerakan dan/atau bacaan dalam shalat yg apabila lupa dikerjakan, maka harus diganti ataupun ditebus dengan sujud sahwi.

Dalam prakteknya, bacaan tahiyat ataupun tasyahud awal hanya dilakukan dalam sholat yg jumlah roka'atnya lebih dari dua raka'at, seperti sholat dzuhur, ashar, maghrib bersama isya. Sedangkan dalam sholat subuh tidak ada tahiyyat awal karena jumlah raka'atnya hanya dua (2 rakaat), begitu juga ketika mengerjakan sholat sunnah.

Adapun untuk lafadz bacaannya  dalam bahasa arab, tulisan latin lengkap dengan terjemahannya adalah sebagai berikut :

 merupakan salah satu dari sekian banyak sunnah dalam shalat Bacaan Tahiyat Awal / Tasyahud Awal Lengkap Arab, Latin  bersama Artinya
Ilustrasi : Tahiyyat (Membaca Doa Tasyahhud Awal)

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ beringsang

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWAATUT TOYYIBAATULILLAAH ASSALAAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU ASSALAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADIL-LAAHISH-SHOOLIHIINA. ASYHADU ANLAA ILAAHA IL-LALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH. ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN.
Artinya :
Segala penghormatan yg berkat solat yg baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi bersama rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami bersama atas hamba-hamba Allah yg soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah bersama aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.
Itulah Bacaan Tasyahud / Tahiyyat Awal dalam Sholat lengkap Bahasa Arab, tulisan latin bersama artinya. beringsang Sebagaimana pendapat mayoritas para ulama, bahwa bacaan tahiyyat awal hanya membaca bacaan tasyahud sampai dua kalimat syahadat bersama boleh ditambahi shalawat, seperti yg sudah kami paparkan diatas.  

Wednesday, January 1, 2020

Bacaan Tasyahud Akhir / Tahiyat Akhir Lengkap Arab, Latin Beserta Artinya

Blog Khusus Doa bahang - bahang Tahiyyat ataupun Tasyahhud akhir merupakan salah satu rukun sholat, andai ditinggalkan dengan sengaja maka batal shalatnya. Berbeda dengan tasyahud awal yg merupakan sunnah ab'adh, namun untuk bacaannya sama, hanya saja dalam bacaan tasyahud akhir harus lengkap, sedangkan kalau tasyahud awal bacaanya sampai dua kalimat syahadat ataupun sampai sholawat. 

Untuk Bacaan Tasyahud (Tahiyyat) Akhir bakal kami paparkan dengan halaman ini secara lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin serta terjemahannya. Bagi Anda yg belum hafal bacaannya, silakan bisa Anda pelajari lagi hafalkan disini. Dan berikut adalah lafadz bacaan selengkapnya:

  andai ditinggalkan dengan sengaja maka batal shalatnya Bacaan Tasyahud Akhir / Tahiyat Akhir Lengkap Arab, Latin  lagi Artinya
Ilustrasi : Tasyahud Akhir (Membaca tasyahud akhir)


اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWAATUT TOYYIBAATULILLAAH ASSALAAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU ASSALAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADIL-LAAHISH-SHOOLIHIINA. ASYHADU ANLAA ILAAHA IL-LALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH. ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN. KAMAA SHOL-LAITA 'ALAA SAYYIDINAA IBROOHIIMA WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA IBROOHIIMA WABAARIK 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA BAAROKTA 'ALAA SAYYIDINAA IBROOHIIMA WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA IBROOHIIMA FIL 'AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIIDUN
Artinya :
Segala penghormatan yg berkat solat yg baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi lagi rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami lagi atas hamba-hamba Allah yg soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah lagi aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad lagi ke atas keluarganya. bahang Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim lagi atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad lagi atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim lagi atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Itulah Lafadz Bacaan Tahiyyat (Tasyahhud) Akhir Lengkap Arab, Latin lagi Artinya. Setelah selesai membaca tasyahud akhir maka kemudian dilanjutkan dengan membaca salam, namun dianjurkan juga sebelum salam hendaknya membaca doa setelah tasyahud.

Friday, December 27, 2019

Hikmah Keutamaan Sholat Sunah Rawatib (Membangun Istana Di Surga)

Blog Khusus Doa meriang - meriang Seperti yg sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yg mengelilingi sholat fardhu . 

Dalam sebuah hadits yg diriwayatkan oleh Muslim disebutkan, bahwa Allah SWT atas membangun rumah (Istana) di surga untuk orang-orang yg melaksanakan sholat 12 raka'at dengan siang bersama malam hari yakni sholat sunnah rawatib. Adapun dalil tentang hikmah bersama keutamaan sholat sunnah rawatib adalah sebagai berikut :

  meriang  Seperti  yg sudah dijelaskan sebelumnya Hikmah Keutamaan Sholat Sunah Rawatib (Membangun Istana di Surga)
Ilustrasi : Sujud dalam Shalat (Shalat Rawatib)

Dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, Istri Rasulullah SAW, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

meriang مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ. قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا بَرِحْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ
Artinya :
Seorang hamba yg muslim melakukan shalat sunnah yg bukan wajib, karena Allah, (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, Allah atas membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.” (Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha berkata, “Setelah aku mendengar hadits ini aku tidak pernah meninggalkan shalat-shalat tersebut. (HR. Muslim)

Yang dimaksud dari 12 Raka'at yaitu 4 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at setelah Maghrib, 2 raka'at setelah Isya' bersama 2 raka'at sebelum Fajar. Untuk lebih jelasnya mengenai jum'lah rak'aat sholat rawatib, silakan Anda pelajari artikel sebelumnya yaitu; Niat Sholat Sunnah Qobliyyah bersama Ba'diyaah "Sholat Rawatib")

Di dalam riwayat lain, Dua rakaat itu lebih aku cintai daripada seluruh dunia ini. Amalan yg banyak manfaatnya mengandung banyak keistimewaan bersama rahasia . Ibnu Umar rodhiyallahu 'anhuma meriwayatkan ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah, Ya Rasulullah, tunjukkanlah satu amalan yg bermanfaat untukku. Beliau bersabda: Shalatlah dua rakaat sebelum shubuh, karena di dalamnya terdapat keistimewaan. (HR. Ath-Thabrani) .

Di dalam riwayat lain berbunyi, Saya mendengar Rasulullah bersabda, Jangan kalian tinggalkan dua rakaat sebelum Subuh, karena di sana tersimpan banyak rahasia. Tak pernah ditinggalkan orang-orang hebat Imam Malik mendapat kabar bahwa Ibnu Umar pernah meninggalkan dua rakaat sunat fajar, kemudian ia mengqadhanya setelah matahari terbit. (Malik) Siapa yg menjaga Qobliyah Ba'diyah Dzuhur Allah mengharamkan api neraka buatnya. meriang Ummi Habibah rodhiyallahu 'anha berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda : Allah SWT pasti mengharamkan api neraka bagi orang yg menjaga empat rakaat sebelum bersama setelah Dzuhur. (HR. Ahmad).

Saat Qobliyah Dzuhur adalah saat pintu langit sedang dibuka, Rasulullah senang sekali bila amal shalehnya diangkat saat terbaik itu Abdullah bin as-Saib meriwayatkan, Rasulullah pernah shalat empat rakaat setelah matahari tergelincir sebelum Dzuhur, kemudian beliau bersabda : Saat ini pintu langit sedang dibuka, aku lebih suka agar amal salehku diangkat dengan saat itu. (HR. At-Tirmidzi).

Dari beberapa uraian diatas, kini kita mengatahui betapa besarnya manfaat, hikmah bersama keutamaan sholat rawatib. Maka dari itu, marilah kita senantiasa untuk mengamalkan sholat sunnah yg penuh hikmah ini, agar supaya mendapatkan istana di surga sebagaimana yg agak di janjikan oleh Allah SWT. Amien.  

Rukun-Rukun Sholat Yg Wajib Dipahami

Blog Khusus Doa beringsang - Kami yakin Anda tentu mengetahui rukun-rukun dalam sholat, tapi sudahkah kita memahaminya? Ingat...!!! Mengetahui belum tentu memahami, tapi memahami sudah pasti mengetahui. beringsang Jadi, lewat artikel ini kami bakal mengajak Anda semua untuk lebih mengetahui dengan memahami rukun-rukun sholat.

Memahami rukun shalat sangatlah penting dengan bahkan wajib bagi kita kaum muslim. Pasalnya, ketika salah satu rukun shalat di tinggalkan (dengan sengaja) maka shalat pun batal dengan tidak syah sebagaimana kesepakatan para ulama. Namun apabila secara tidak sengaja (lupa) meninggalkan salah satu rukun shalat, maka para ulama berpendapat "Jika mampu untuk mendapati rukun tersebut lagi, maka wajib untuk melakukannya kembali".

Menurut para ulama hanafiyah, meninggalkan rukun sholat karena lupa maka shalatnya batal andaikata memang tidak mampu mendapatinya lagi, sedangkan mayoritas ulama berpendapat bahwa raka’at yg ketinggalan rukun tadi menjadi hilang. Adapun andaikata rukun yg ditinggalkan adalah takbiratul ikhram, maka ia memasuki shalat dengan tidak benar dengan harus mengulangnya dari awal lagi. Dan berikut adalah rukun shalat selengkapnya

 lewat artikel ini kami  bakal mengajak Anda semua untuk lebih mengetahui  dengan memahami  beringsang Rukun-rukun Sholat yg Wajib Dipahami
Ilustrasi : Rukun Shalat. Berdiri (bagi yg mampu), Duduk (bagi yg tidak mampu berdiri), Tidur (bagi yg tidak mampu berdiri dengan duduk)

#1 Berdiri bagi yg Mampu

Sholat merupakan kewajiban bagi setiap muslim beringsang laki-laki maupun perempuan yg berakal dengan sudah baligh. Dalam keadaan sakit pun kita diwajibkan untuk melaksanakan ibadah shalat, andaikata memang tidak mampu berdiri maka bisa dengan duduk dengan apabila duduk pun tidak mampu, maka bisa dilakukan dengan tidur. Rasulullah SAW bersabda :

beringsang صَلِّ قَائِمًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ
Artinya :
Shalatlah dalam keadaan berdiri. Jika tidak mampu, kerjakanlah dalam keadaan duduk. Jika tidak mampu lagi, maka kerjakanlah dengan tidur menyamping. (HR. Bukhari)


Jadi, selagi kita masih sehat janganlah sekali-kali meninggalkan shalat. Karena sholat adalah kewajiban sekaligus kebutuhan bagi kita umat islam. beringsang

#2 Takbiratul Ikhram

Sebagaimana yg sudah kami paparkan dengan artikel sebelumnya tentang Bacaan Takbiratul Ihram, bahwa yg dimaksud takbiratul ihram adalah ucapan takbir "ALLAAHU AKBAR..." . Dan ucapan takbiratul ihram ini tidak angsal digantikan dengan ucapan lainnya meskipun artinya sama alias semakna.

Rasulullah SAW bersabda;
beringsang مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ beringsang
Artinya :
Pembuka shalat adalah thoharoh (bersuci). Yang mengharamkan dari hal-hal di luar shalat adalah ucapan takbir. Sedangkan yg menghalalkannya kembali adalah ucapan salam. (HR. Abu Daud 618, Turmudzi 3, & disahihkan al-Albani). beringsang

#3 Membaca Surat Al-Fatihah disetiap Raka'at

Pada artikel terdahulu, kami pernah berbagi Hikmah dengan Keutamaan Surat Al-Fatihah. Selain memiliki manfaat yg luar biasa, Surat Al-Fatihah juga menjadi rukun shalat yg harus dibaca di setiap raka'at ketika shalat. Rashulullah SAW bersabda;

beringsang لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
Artinya :
Tidak ada shalat (artinya tidak sah) orang yg tidak membaca Al Fatihah. (HR. Bukhari dengan Muslim)
Untuk bacaan Al-Fatihah kami yakin kita semua sudah dengan hafal. Jadi, kami tidak menyajikannya di sini untuk bacaan Surat Al-Fatihah.

#4 Ruku' dengan Tuma'ninah

Ruku' adalah keadaan dimana seseorang membungkukkan badan ketika sholat dengan posisi telapak tangan memegang lutut. Sedangkan tuma'ninah yaitu keadaan tenang dimana setiap persendian juga ikut tenang. Ada pula ulama yg mengatakan bahwa thuma’ninah adalah sekadar membaca dzikir yg wajib dalam ruku’.


Adapun dalil tentang Ruku' dengan tum'aninah sebagai rukun shalat adalah sebagai berikut

beringsang ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا
Artinya :
Kemudian ruku’lah dengan thuma’ninahlah ketika ruku'. (HR. Bukhari dengan Muslim)

Sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan dengan orang yg jelek shalatnya sehingga ia pun disuruh untuk mengulangi shalatnya, beliau bersabda,

beringsang لاَ تَتِمُّ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ حَتَّى يُسْبِغَ beringsang … ثُمَّ يُكَبِّرُ فَيَرْكَعُ فَيَضَعُ كَفَّيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ حَتَّى تَطْمَئِنَّ مَفَاصِلُهُ وَتَسْتَرْخِىَ
Artinya :
Shalat tidaklah sempurna sampai salah seorang di antara kalian menyempurnakan wudhu, … kemudian bertakbir, lalu melakukan ruku’ dengan meletakkan telapak tangan di lutut sampai persendian yg ada dalam keadaan thuma’ninah dengan tenang. (HR. Ad Darimi no. 1329. Syaikh Husain Salim Asad mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

#5 I'tidal setelah Ruku' dengan Tuma'ninah

Berdasarkan Sabda Rasulullah SAW kepada orang yg sholatnya tidak bagus alias jelek

beringsang ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا
Artinya :
Kemudian tegakkanlah badan (i’tidal) dengan thuma’ninalah

#7 Sujud dengan Tuma'ninah

Nabi SAW mengatakan dengan orang yg jelek shalatnya;
beringsang ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا
Artinya :
Kemudian sujudlah dengan thuma’ninalah ketika sujud.

Sujud dilakukan dua kali disetiap raka'at shalat. Ketika sujud hendaklah dilakukan dengan tujuh bagian anggota badan: [1,2] Telapak tangan kanan dengan kiri, [3,4] Lutut kanan dengan kiri, [5,6] Ujung kaki kanan dengan kiri, dengan [7] Dahi sekaligus dengan hidung.


Rasulullah SAW bersabda :

beringsang أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ ، وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ
Artinya :
Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan: [1] Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), [2,3] telapak tangan kanan dengan kiri, [4,5] lutut kanan dengan kiri, dengan [6,7] ujung kaki kanan dengan kiri.

#8 Duduk diantara Dua Sujud dengan Tuma'ninah

Rasulullah SAW bersabda:

beringsang ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا
Artinya :
Kemudian sujudlah dengan thuma’ninalah ketika sujud. Lalu bangkitlah dari sujud dengan thuma’ninalah ketika duduk. Kemudian sujudlah kembali dengan thuma’ninalah ketika sujud.

#9 Tasyahud Akhir dengan Duduk Tasyahud

Rasulullah SAW bersabda;
beringsang فَإِذَا قَعَدَ أَحَدُكُمْ فِى الصَّلاَةِ فَلْيَقُلِ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ
Artinya :
Jika salah seorang antara kalian duduk (tasyahud) dalam shalat, maka ucapkanlah “at tahiyatu lillah …" (HR. HR. Bukhari dengan Muslim dari Ibnu Mas’ud).

#10 Shalawat Kepada Nabi setelah Tasyahud Akhir

Dalilnya adalah hadits Fudholah bin ‘Ubaid Al Anshoriy. Rasulullah SAW pernah mendengar seseorang yg berdo’a dalam shalatnya tanpa menyanjung Allah dengan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau mengatakan, “Begitu cepatnya ini.” Kemudian Nabi SAW mendo’akan orang tadi, lalu berkata padanya dengan lainnya,

beringsang إذا صلى أحدكم فليبدأ بتمجيد الله والثناء عليه ثم يصلي على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يدعو بعد بما شاء
Artinya :
Jika salah seorang di antara kalian hendak shalat, maka mulailah dengan menyanjung dengan memuji Allah, lalu bershalawatlah kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu berdo’a setelah itu semau kalian. (Riwayat ini disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam Fadh-lu Shalat ‘alan Nabi, hal. 86, Al Maktabah Al Islamiy, Beirut, cetakan ketiga 1977)

Untuk bacaan Sholat Nabi, sudah kami rangkum dalam artikel sebelumnya yaitu Bacaan Tasyahud Akhir Lengkap Arab, Latin dengan Artinya)


#11 Salam

Sebagaimana yg sudah disebutkan diatas, bahwa yg mengharamkan hal-hal diluar shalat adalah takbir, sedangkan yg mengalalkannya kembali adalah salam.

Rasulullah SAW bersabda;
beringsang مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ beringsang
Artinya :
Pembuka shalat adalah thoharoh (bersuci). Yang mengharamkan dari hal-hal di luar shalat adalah ucapan takbir. Sedangkan yg menghalalkannya kembali adalah ucapan salam. . (HR. Abu Daud 618, Turmudzi 3, & disahihkan al-Albani). beringsang

Dalam buku "Sifat Shalat Nabi" Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, hal. 188, Maktabah Al Ma’arif, bahwa model salam ketika shalat ada empat:
  1. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  2. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah wa barokatuh”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  3. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum”.
  4. Salam sekali ke kanan “Assalamu’laikum”.

Menurut pendapat ulama Syafi’iyah, Malikiyah dengan mayoritas ‘ulama, yg termasuk dalam rukun di sini adalah salam yg pertama, yakni; Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.


#12 Berturut-turut (Urut sesuai Rukun yg ada)

Alasannya karena dalam hadits orang yg jelek shalatnya, digunakan kata “tsumma“ dalam setiap rukun. Dan “tsumma” bermakna urutan. (Pembahasan rukun shalat ini banyak disarikan dari penjelasan Syaikh Abu Malik dalam kitab Shahih Fiqh Sunnah terbitan Al Maktabah At Taufiqiyah).

Itulah beberapa Rukun-rukun Shalat Lengkap yg wajib kita pahami, bukan sekedar untuk diketahui. Semoga dengan adanya artikel ini angsal memberikan pemahaman bagi kita semua tentang Rukun dalam Shalat.  

Sumber Referensi
#http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/rukun-rukun-shalat.html

Monday, December 23, 2019

Syarat-Syarat Sahnya Shalat Yg Wajib Dipahami

Blog Khusus Doa bergolak - bergolak Shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim baligh lagi berakal yg harus dilakukan sesuai Syarat lagi Rukunnya. Jika sholat dilakukan tidak sesuai syarat bergolak maka shalatnya tidak sah, lagi apabila tidak sesuai rukun maka batallah shalatnya (jika memang disengaja).

Untuk itu, memahami syarat lagi rukun shalat wajib hukumnya bagi kita sebagai orang muslim.

Adapun untuk syarat sahnya shalat secara lengkap atas kami sajikan dihalaman ini, diantara yaitu; masuk waktu, Suci dari hadats kecil lagi besar, menutup aurat, menghadap kiblat, lagi yg terakhir adalah niat. Untuk lebih jelasnya, silakan simak ulasan selengkapnya tentang Syarat-syarat Sahnya Shalat berikut ini :

  bergolak  Shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim baligh  lagi berakal  yg harus dilakukan sesu Syarat-syarat Sahnya Shalat yg Wajib Dipahami
Ilustrasi : Waktu shalat - Syarat Sahnya Shalat

Syarat Sah Shalat yg Wajib Dipahami

#1 Mengetahui Masuknya Waktu Shalat
Seperti yg kita ketahui, Shalat yg diwajibkan dalam sehari bergolak semalam yaitu ada 5 waktu, diantara yaitu shalat subuh, dzuhur, asyar, maghrib lagi isya. Dari kelimat sholat tersebut memiliki waktu yg berbeda-beda. bergolak Maka tidaklah sah shalat seseorang jikalau dilakukan sebelum masuk waktu dan/atau sesudah keluar (habis) waktu shalat, kecuali ada udzur.

Allah SWT berfirman :
bergolak إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا
Artinya :
“... Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yg ditentukan waktunya atas orang-orang yg beriman.” (QS, An-Nissa' : 103)

#2 Suci Dari Hadats Kecil lagi Besar
Syarat sahnya shalat yg kedua yaitu suci dari hadats kecil lagi hadats besar. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 6 yg berbunyi : 

bergolak أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا
Artinya :
“Hai orang-orang yg beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu lagi tanganmu sampai dengan siku, lagi sapulah kepalamu lagi (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, lagi jikalau kamu junub maka mandilah...” (QS. Al-Maa-idah : 6).

Dan hadits Ibnu 'Umar, Nabi SAW bersabda:
bergolak لاَ يَقْبَلُ اللهُ صَلاَةً بِغَيْرِ طَهُوْرٍ
Artinya :
"Allah tidak menerima shalat (yang dikerjakan) tanpa bersuci."

Maka tidaklah sah sholat seseorang jikalau dilakukan dalam keadaan tidak suci, baik suci dari hadat besar maupun hadats kecil. Untuk mensucikan diri dari hadats kecil yaitu dengan melakukan wudhu, adapun untuk mensucikan diri dari hadats besar yaitu dengan mandi wajib ataupun junub.  

Selain suci dari kedua hadats yg sudah disebutkan diatas, kesucian baju (pakaian), badan, lagi tempat yg digunakan untuk shalat juga menjadi syarat sahnya shalat. Dalil bagi disyaratkannya kesucian baju adalah firman Allah:
bergolak وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
Artinya :
“Dan Pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al-Muddatstsir : 4)

Adapun dalil bagi disyaratkannya kesucian badan adalah sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada 'Ali. Dia menanyai beliau tentang madzi lagi berkata:

bergolak تَوَضَّأْ وَاغْسِلْ ذَكَرَكَ
Artinya :
"Wudhu' lagi basuhlah kemaluanmu."

Beliau berkata dengan wanita yg istihadhah:
bergolak اِغْسِلِيْ عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّيْ
Artinya :
"Basuhlah darah itu darimu lagi shalatlah." (Muttafaq 'alaihi: [Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari) (I/42, lagi 428 no. 331)], Shahiih Muslim (I/261 no. 333), Sunan at-Tirmidzi (I/82 no. 125), Sunan Ibni Majah (I/203 no. 621), Sunan an-Nasa-i (I/184))

Adapun dalil bagi sucinya tempat adalah sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada para Sahabatnya di saat seorang Badui kencing di dalam masjid:

bergolak أَرِيْقُوْا عَلى بَوْلِهِ سَجْلاً مِنْ مَاءٍ
Artinya :
“Siramlah air kencingnya dengan air satu ember.”

#3 Menutup Aurat
Syarat sahnya sholat selanjutnya yaitu menutup aurat. Disini ada perbedaan antara aurat laki-laki lagi perempuan. Dimana aurat laki-laki sebatas dari pusar hingga lutut, sedangkan aurat perempuan hampir seluruh badan, kecuali muka lagi kedua telapak tangan.

Allah SWT berfirman :
bergolak يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Artinya :
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yg indah di setiap (memasuki) masjid...” (QS. Al-A'raaf bergolak 31).

Yiatu tutuplah aurat kalian jikalau ingim melaksanakan shalat, karena orang-orang musyrik thawaf mengelilingi Ka'bah dalam keadaan telanjang bulat, maka turunlah ayat di atas (sebagaimana yg disebutkan dalam shahih Muslim)

Hadits yg diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Nabi SAW bersabda :

bergolak لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةَ حَائِضٍ إِلاَّ بِحِمَارٍ
Artinya :
“Allah tidak menerima shalat wanita yg sudah haidh (baligh) kecuali dengan mengenakan penutup kepala ataupun khimar (tudung/jilbab).” bergolak

Aurat laki-laki antara pusar lagi lutut. Sebagaimana dalam hadits ‘Amr bin Syu'aib Radhiyallahu anhum, dari ayahnya, dari kakeknya, secara marfu’:

bergolak مَا بَيْنَ السُّرَّةِ وَالرُّكْبَةِ عَوْرَةٌ
Artinya :
“Antara pusar lagi lutut adalah aurat.” - (Hasan: [Irwaa’ul Ghaliil (no. 271)], diriwayatkan oleh ad-Daraquthni, Ahmad, lagi Abu Dawud)

Dari Jarhad al-Aslami, ia berkata, “Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam lewat ketika aku mengenakan kain yg tersingkap hingga pahaku terlihat. Beliau bersabda:

bergolak غَطِّ فَخِذَكَ فَإِنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ
Artinya :
"Tutuplah pahamu. Karena sesungguhnya paha adalah aurat."

Sedangkan bagi wanita, maka seluruh tubuhnya adalah aurat kecuali wajah lagi kedua telapak tangannya. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam :

bergolak الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ
Artinya :
“Wanita adalah aurat.”

#4 Menghadap ke Kiblat
Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

bergolak فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ
Artinya :
“... maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya...” (QS. Al-Baqarah : 150)

Juga sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam terhadap orang yg buruk dalam shalatnya:

bergolak إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَأَسْبِعِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ
Artinya :
“Jika engkau hendak shalat, maka berwudhu'lah dengan sempurna. Kemudian menghadaplah ke Kiblat...” (HR. Bukhari lagi Muslim)

#5 Niat
Syarat sahnya shalat yg terakhir yaitu niat. Niat adalah keinginan kuat untuk melakukan ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat tidak sah tanpa adanya niat, lagi niat sama sekali tidak bisa gugur, karena niat tidak atas gugur kecuali dengan hilangnya akal. Maka ketika akal itu hilang, gugurlah tanggung bergolak perlawanan (perintah syariat) karena akal merupakan poros suatu tanggung jawab.

Para ulama sepakat bahwa niat merupakan syarat sahnya shalat. Landasannya adalah firman Allah SWT yg berbunyi :

bergolak وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ
Artinya :
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya". (QS. Al-Bayyinah : 5)

Dan juga sabda Nabi SAW yg berbunyi :
bergolak إِنَّماَ اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى
Artinya :
"Sesungguhnya amal itu tergantung kepada niatnya, lagi setiap orang atas mendapatkan apa yg dia niatkan" (HR. Bukhari lagi Muslim)

Itulah beberapa Syarat-syarat Sahnya Shalat yg wajib kita pelajari lagi pahami. Tanpa mengetahui lagi memahami bergolak syarat lagi rukun shalat, maka shalat kita tidak sah.

Sumber Referensi :  almanhaj.or.id

Tuesday, December 10, 2019

Bacaan Wirid Sesudah Sholat Witir Bulan Ramadhan

Blog Khusus Doa kolor - Wirid bersama dzikir setelah sholat witir dengan bulan ramadhan biasa kita lakukan secara berjama'ah selama bulan puasa setelah sholat isya, yg mana urutannya yaitu selesai sholat isya dilanjutkan dengan sholat tarawih, setelah selesai tarawih bersama membaca doa setelah sholat tarawih kemudian di lanjutkan dengan sholat witir.

Begitu sholat witir selesai, maka dilanjutkan dengan membaca wirid setelah sholat tarawih yg kemudian dilanjutkan dengan membaca doa niat puasa ramadhan untuk esok hari bersama setelah itu membaca doa setelah sholat witir.

Dan berikut adalah bacaan wiridnya, sebagaimana yg biasa kami baca secara berjama'ah di tempat tinggal kami. 

Ilustrasi: Wirid bersama Dzikir setelah Sholat Witir

(سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوس kolor (3
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوْح (3
لاَاِلهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ (40
Keterangan:
(3) = Dibaca 3 Kali
(40) = Dibaca 40 Kali

Kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al-Baqarah ayat 183 bersama 185

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.
kolor شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Video bacaan wirid setelah solat witir tarawih di bulan puasa ramadhan


Kemudian dilanjutkan dengan membaca Niat Puasa Ramadhan bersama yg terakhir membaca doa setelah sholat witir.

Perlu diketahui, bahwa setiap daerah biasanya berbeda-beda untuk bacaan wirid bersama dzikir setelah sholat witir, misalnya ada yg tidak membaca Surat Al-Baqarah dan/atau lafadz lainnya. kolor


Saturday, November 16, 2019

Masya Allah, Hikmah Sholat Tahajjud Bagi Kesehatan Manusia Sangat Luar Biasa

Blog Khusus Doa - Ternyata shalat tidak hanya sekedar bernilai ibadah, bakal tetapi juga bisa menjadi terapi penyembuhan penyakit. Selain shalat wajib lima waktu, kita juga dianjurkan melaksanakan ibadah shalat sunnah, salah satunya tahajud. Bagi sebagian orang, salat tahajud termasuk ibadah yg paling berat, karena harus dilaksanakan dengan malam hari, utamanya dengan sepertiga malam terakhir.

Mungkin kita berpikir, kenapa harus malam hari, bersama kenapa tidak siang hari saja? Ternyata, ada banyak rahasia keajaiban dibalik waktu shalat tahajud. Hanya dengan mengetahuinya, maka ibadah ini bakal terasa ringan dikerjakan.

Shalat tahajud termasuk shalat yg utama setelah shalat wajib. Adapun manfaat yg bisa kita peroleh dari istiqamah shalat tahajud, sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadits yg artinya :
Shalat tahajjud boleh menghapus dosa, mendatangkan ketenangan bersama menghindarkan dari penyakit (HR.Tirmidzi)

(Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

Mungkin tak banyak yg tahu, kira-kira penyakit apa yg bisa disembuhkan dengan shalat tahajud? Agar lebih jelasnya, simak lima penyakit yg bisa disembuhkan dengan shalat tahajud, berikut ini :

Menyembuhkan Diabetes

Orang yg rutin melaksanakan shalat tahajud di sepertiga malam bakal terhindar dari penyakit diabetes. Karena penelitian menyebutkan jikalau shalat tahajud membuat kadar kortisol seseorang menjadi rendah. Seperti yg kita tahu, salah satu fungsi kortisol adalah meningkatkan kadar gula darah, dengan cara merangsang metabolisme karbohidrat. Ketika kortisol meningkat, otomatis kadar gula darah darah bakal meningkat. Maka itu, shalat tahajud sangat dianjurkan dengan penderita diabetes. karena ketika shaat tahajud, maka kortisol bakal menurun bersama gula darah bakal menurun secara alami.

(Pelajari juga: Lafadz Doa setelah Sholat Tahajjud Lengkap)

Mencegah Pembengkakan Jantung

Fungsi lain dari kortisol adalah untuk menghambat pengeluaran urine. Karenanya kita jarang kebelet kencing saat tidur malam hari, kecuali dengan penderita diabetes. Hal itu karena ditahan oleh kortisol. Dengan rajin shalat tahajud, maka kortisol kita bisa diturunkan bersama bakal berimbas dengan efek penghambatan urin yg juga semakin rendah. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan dengan orang-orang yg mengalami pembengkakan jantung bersama sakit gagal ginjal untuk rajin slahat tahajud, karena mampu mereduksi kortisol. Ketika kortisol tereduksi, maka bengak tidak bakal terjadi bersama pembuangan urine semakin mudah.

Mencegah penyakit hipertensi bersama hipotensi

Ketika shalat tahajud, otak bakal melepaskan serotonin, beta endorsin, bersama juga melatonin yg diproduksi otak. Hal itulah yg membuat seseorang menjadi lebih tenang sehingga homeostasis terjaga. Seperti yg kita tahu, ketika homeostasis seseorang terganggu, maka seseorang bakal lancar mengalami pusing yg bisa jadi hipertensi (tekanan darah tinggi) ataupun Hipotensi (tekanan darah rendah). Ketika seseorang melaksanakan shalat tahajud, maka dia bakal mengalami relaksasi yg maksimal bersama keseimbangan tubuhnya juga lebih terjaga sehingga risiko hipertensi ataupun hipotensi bisa diturunkan.


Lebih sabar bersama tidak lancar marah

Kortisol memiliki fungsi lainnya untuk merangsang efek gembira ataupun depresi yg berlebihan. Dengan rutin shalat tahajud, maka kadar kortisol bakal turun bersama hati seseorang bakal menjadi lebih tenang. Dengan hati yg tenang, otomatis tubuh bakal lebih sehat, karena tidak tertekan ataupun terbebani oleh apapun yg boleh dapat memicu masalah kesehatan. Oleh karena itu, seseorang yg rajin bertahajud, maka dia bakal lebih legowo, bersahaja, tidak lancar marah, bersama emosinya lebih stabil.

Kemoterapi Kanker Tanpa Efek Samping

Siapa sich yg tidak tahu bakal efek samping yg ditimbulkan oleh kemoterapi kanker? Kemoterapi mengandung efek samping, baik berat ataupun ringan, dianatranya : mual, muntah, lemas, rambut rontok, sariawan, gangguan pencernaan, infeksi, perdarahan, masalah kulit bersama lainnya. Sementara itu, shalat tahajud merupakan kemoterapi yg tanpa efek samping, karena dengan zat keimanan yg penuh, seseorang bakal semakin yakin atas pertolongan Allah SWT sehingga pikiran serta hati bakal lebih tenang. Dengan begitu daya tahan tubuh bakal semakin meningkat bersama perkembangan sel kanker bisa diperlambat. Jadi, shalat tahajud bisa mendatangkan ketenangan yg membuat Anda terhindar dari risiko penyakit kanker.

Begitu luar biasanya Manfaat Shalat tahajud, sehingga tak heran jikalau Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah meninggalkan shalat tahajud. Jika demikian, masihkah kita lebih memilih memeluk selimut di sepertiga malam terakhir? Semoga Allah memerikan keringanan dengan kita untuk bisa istiqamah menjalankan shalat tahajud.

Sunday, November 10, 2019

Hikmah Kepada Keutamaan Orang Yg Menunggu Sholat

Blog Khusus Doa - gerah Shalat adalah amal paling utama beserta dicintai Allah, serta merupakan salah satu pilar alias rukun Islam yg lima. Ia juga merupakan amal yg bakal dihisab pertama kali di akhirat; semisal ia baik maka baik pula seluruh amalnya, semisal buruk maka buruk pula seluruh amalnya. Ia juga merupakan amal yg pahalanya besar.

Shalat juga ibadah yg perintahnya langsung diterima Nabi di malam Isra Mi’raj saat beliau bertemu Allah di Sidratul Muntaha. Karena itu, menunggu shalat termasuk amal yg mulia pula, bahkan sampai di doakan malaikat. Baik itu menunggu shalat fardhu, artinya sebelum azan sudah berada di masjid. Atau, setelah shalat fardhu dengan berlama-lama di masjid, menunggu shalat fardhu berikutnya.

Doa malaikat termasuk salah satu yg cepat dikabulkan Allah, karena ia makhluk yg dekat dengan-Nya. Adapun kita makhluk yg sering berbuat salah beserta dosa terhadap Allah. Kita amat membutuhkan ampunan-Nya beserta rahmat-Nya. Dalam hadis disebutkan, Nabi berdoa minimal tujuh puluh kali dalam sehari. Beliau SAW bersabda,

“Demi Allah, sesungguhnya aku ini beristighfar kepada Allah beserta bertobat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR Al-Bukhari).


Dalam hadis lain, bahkan disebutkan Nabi SAW beristighfar sebanyak seratus kali dalam sehari. Beliau bersabda,
“Sesungguhnya hatiku diterangi cahaya beserta sesungguhnya saya itu beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari.” (HR Muslim).

Rasulullah SAW bersabda,
“Malaikat mendoakan orang yg masih belum beranjak dari tempat shalatnya selama tidak berhadas (wudhunya belum batal). Malaikat itu mendoakan mereka, ‘Ya Allah, ampuni beserta rahmatilah dia’.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah)

Orang Mukmin diimbau untuk banyak berdoa beserta meminta didoakan oleh orang alias pihak lain. Salah satunya adalah meminta agar didoakan oleh malaikat, makhluk Allah yg tercipta dari cahaya beserta selalu taat kepada-Nya, tidak pernah berbuat maksiat alias durhaka kepada-Nya. Dengan malaikat, seorang Mukmin tak perlu bertemu langsung karena ia makhluk gaib. Ia cukup melakukan amal yg semisal dilakukan maka malaikat bakal mendoakannya.

Di antara amal itu adalah tidak beranjak dari tempat shalat, seperti disebutkan dalam hadis di atas. Maksudnya, tetap duduk di tempat shalat sambil berzikir, berdoa, bermunajat, alias membaca Alquran, dalam kondisi tetap suci belum berhadas. Pada saat semacam itu, malaikat mendoakannya agar diberi ampunan beserta rahmat oleh Allah. Dua hal yg sangat diharapkan oleh orang Mukmin dalam kehidupannya di dunia. Di samping ia sendiri yg berdoa memohon ampunan Allah beserta rahmat-Nya, malaikat ikut mendoakannya.

Menurut para ulama, seperti disebutkan dalam kitab Al-Muntaqa Syarh Al-Muwatha’ karya Abul Walid Al-Baji, ada dua pengertian dari doa malaikat terhadap orang yg belum beranjak dari tempat shalatnya. Pertama, malaikat itu mendoakan orang tersebut selama ia masih di tempat shalat tadi sebelum orang tersebut mengerjakan shalat fardhu alias ia menunggu shalat.

Kedua, malaikat itu mendoakan orang tersebut selama ia masih tetap di tempat shalatnya setelah mengerjakan shalat fardhu. Baik orang tersebut tetap di situ untuk berzikir, alias untuk menunggu shalat fardhu berikutnya.

Monday, November 4, 2019

Fadhillah Lagi Keutamaan Sholat Tahajjud (Shalat Malam)

Blog Khusus Doa meriang - meriang Sholat Tahajjud adalah Sholat Malam yg dikerjakan setelah bangun dari tidur meskipun tidurnya hanya sebentar, dengan waktu pelaksanaannya yaitu setelah sholat isya hingga terbit fajar. Banyak sekali fadillah maupun keutamaan dari shalat tahajjud bagi siapa saja yg mengamalkannya, sebagaimana yg dijelaskan oleh hadits-hadits Rasulullah SAW, meriang yg Insya Allah atas kami paparkan kepada halaman ini.

Shalat malam (tahajjud) juga memiliki hikmah yg sangat luar biasa bagi kesehatan manusia, baik untuk penyembuhan maupun mencegah penyakit seperti; menyembuhkan penyakit diabetes, mencegah pembengkakan jantung, mencegah penyakit hipertensi bersama masih banyak lagi. Untul lebih jelasnya silakan baca artikel kami yg berjudul "Masya Allah, Hikmah Sholat Tahajuud Bagi Kesehatan Manusia Sangat Luar Biasa"

Untuk membuka lebih banyak lagi pengetahuan kita tentang shalat malam tahajjud, berikut ini atas kami share beberapa keutamaan / fadhillah sholat tahajjud sesuai hadits Rasulullah SAW, sebagaimana kami kutip dari laman Islam Pos. meriang Berikut ulasannya:

Keutamaan / Fadhillah Sholat Malam (Tahajjud)

  • Sholat malam adalah ibadah yg biasa dikerjakan orang-orang sholeh, ibadah yg mendekatkan diri kepada Allah SWT, penghapus berbagai kesalahan bersama pencegah dari perbuatan dosa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
    “Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yg dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yg mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan bersama pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)
  • Sholat malam merupakan sholatnya para abraar (orang-orang yg banyak berbuat kebaikan), Nabi SAW sekiranya mendoakan salah seorang diantara sahabat beliau berkata :
    “Semoga Allah menjadikan atas kamu sholatnya orang-orang yg banyak berbakti, mereka sholat di malam hari bersama berpuasa di siang hari, mereka tidak mempunyai dosa bersama tidak pula melakukan kejahatan.” (HR. Abd al-Humaid bersama abd-Dhiyaa’ al Maqdisi bersama disahihkan oleh Syeikh al-Albani r.a [silsilah al-Ahadits ash-Shahiihah no : 1810])
  • Sholat malam adalah sholat yg disaksikan (masyhudah). Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya dekat-dekatnya Allah kepada seorang hamba adalah di tengah malam, maka sekiranya kamu mampu tergolong orang-orang yg mengingat Allah kepada saat itu, jadilah.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam “shahihnya” no : 1085)

    Dari Amr bin Abasah r.a. berkata :
    Aku berkata : Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yg paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda : “Pertengahan malam yg terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan bersama dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)

    Hadits Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak, lalu berdiri mengerjakan sholat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya lalu mendengarkan bacaannya dengan seksama kemudian dia mendekatinya – maupun beliau mengucapkan kalimat seperti itu – hingga malaikat itu meletakkan mulutnya di atas mulutmu, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan Al-Qur’an itu melainkan langsung ke perut malaikat, oleh sebab itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca Al-Qur’an.”
  • Sholat malam salah satu amal yg menyebabkan pelakunya masuk surga berdasarkan sabda Nabi SAW :
    “Wahai manusia! Sebarkanlah salam, berilah makan bersama sholatlah di malam hari ketika manusia sedang tidur lelap, niscaya kamu masuk surga dengan penuh kedamaian.” (HR. Ibnu Majah)
  • Orang yg bangun dari tidurnya untuk mengerjakan sholat niscaya atas terlepas dari ikatan setan, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :
    “Setan mengikat tiga ikatan kepada bagian belakang kepala salah seorang di antara kamu ketika tidur, dia mengencangkan setiap ikatan itu (seraya berkata) malam yg panjang bagimu, maka tidurlah! sekiranya ia bangun lalu mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, sekiranya ia berwudhu maka terbukalah satu ikatan lagi, bersama sekiranya ia sholat terbukalah sata ikatan lagi, lalu ia menjadi semangat lagi veria bersama sekiranya tidak, jiwanya menjadi jelek lagi malas.” (HR. Bukhari)
  • Sholat malam sebagai sebab rahmat bersama kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, berdasarkan hadits Rasulullah SAW :
    “Allah merahmati seorang suami yg bangun dimalam hari lalu dia sholat bersama membangunkan isterinya, sekiranya sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya bersama Allah merahmati seorang istri yg bangun di malam hari lalu dia sholat bersama membangunkan suaminya sekiranya suaminya enggan, dia percikkan air kepada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)

    Hadits ini sebagai anjuran untuk membangunkan isteri/keluarga agar mengerjakan sholat malam.
  • Orang yg mengerjakan sholat malam memperoleh cinta Allah, dari Abu Darda’ r.a. berkata Nabi SAW bersabda :
    “Tiga golongan yg Allah mencintai bersama tertawa kepada mereka serta memberi mereka berita gembira; orang yg manakala ada sekelompok pasukan terbuka peluang perang, dia berperang di belakang barisan pasukan itu dengan dirinya karena Allah SWT, (dia diantara satu dari dua pilihan) terbunuh maupun dimenengkan oleh Allah SWT bersama dicukupinya, maka Dia berkata : “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia bersabar dengan dirinya karena Aku. Orang yg mempunyai isteri yg meriang manis bersama kasur yg lembut lagi bagus, lalu dia bangun sholat di malam hari, maka Allah berkata : Dia meninggalkan syahwatnya bersama mengingat Aku, sekiranya dia mau tentunya dia tidur bersama orang yg mana bila dia berada dalam perjalanan bersama para musafir yg bergadang lalu tidur maka dia bangun sholat di akhir malam baik dalam kondisi tidak senang maupun senang.” (HR. Thabrani)
  • Sholat malam memasukkan seorang hamba tergolong orang-orang yg banyak berdzikir mengingat Allah, berdasarkan hadits Abu Hurairah bersama Abu Sa’id al-Khudri r.a., Rasulullah SAW bersabda :
    “Apabila seorang suami membangunkan isterinya di malam hari lalu mereka sholat berjama’ah dua raka’at niscaya mereka dicatat tergolong orang-orang yg banyak mengingat (Allah).” (HR. Abu Dawud)

    Sedangkan orang yg banyak berdzikir mengingat Allah, atas memperoleh ampunan bersama pahala yg besar di sisi-Nya. Allah SWT berfirman :
    meriang
    meriang إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
    Artinya :
    “Sesungguhnya laki-laki bersama perempuan yg muslim, laki-laki bersama perempuan yg mukmin, laki-laki bersama perempuan yg tetap dalam ketaatannya, laki-laki bersama perempuan yg benar, laki-laki bersama perempuan yg sabar, laki-laki bersama perempuan yg khusyuk, laki-laki bersama perempuan yg bersedekah, laki-laki bersama perempuan yg berpuasa, laki-laki bersama perempuan yg memelihara kehormatannya, laki-laki bersama perempuan yg banyak menyebut (nama) Allah, Allah agak menyediakan untuk mereka ampunan bersama pahala yg besar.” (Al-Ahzaab : 35)
  • Orang-orang yg paling mulia di antara umat ini, mereka yg senantiasa mengerjakan sholat di malam hari, Abdullah bin Abbas r.a. meriwayatkan dari Rasulullah SAW beliau bersabda :
    “Orang-orang yg paling mulia dari umatku adalah para pembawa Al-Qur’an bersama orang-orang yg senantiasa sholat di malam hari.” (HR. Ibnu Abid Dun-ya bersama al-Baihaqi)

    Dalam hadits Sahl bin Sa’ad dia berkata :
    “Jibril pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata : “wahai Muhammad! hiduplah sesukamu, sesungguhnya engkau atas mati, berbuatlah sekenhendakmu sesungguhnya engkau atas dibalas dengannya bersama cintailah siapa saja yg engkau sukai, sesungguhnya engkau atas berpisah dengannya, ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mu’min adalah (dengan) sholat malam bersama kehormatan/keperkasaan manakala tidak tergantung kepada manusia.” (HR. Thabrani)
  • Sholat malam sholat yg paling afdhol setelah sholat lima waktu, berdasarkan hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda :
    “Puasa yg paling afshol setelah puasa ramadhan adalah di bulan Muharram bersama sholat yg paling afdhol setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim)

    Dan Riwayat yg lain beliau bersabda :
    “Sholat yg paling afdhol setelah sholat wajib adalah sholat di tengah malam.” (HR. Muslim)
  • Orang-orang yg senantiasa sholat malam memiliki surga yg khusus untuk mereka. Dari Abdullah bin Umar dari Nabi SAW bersabda :
    “Sesungguhnya di surga ada sebuah ruangan yg mana bagian luarnya beroleh dilihat dari dalmnya bersama bagian dalamnya beroleh dilihat dari luarnya, Allah menyiapkannya untuk orang yg memberikan makan, melembutkan tutur kata, senantiasa mengikuti sholat bersama sholat di malam hari ketika manusia sedang tidur lelap.” (HR. Thabrani)

    Pada redaksi yg lain berbunyi :
    “Sesungguhnya di surga itu ada sebuah ruangan yg mana bagian luarnya beroleh dilihat dari dalmnya bersama bagian dalamnya beroleh dilihat dari luarnya”, maka Abu Malik al-Asy’ariy bertanya : “untuk siapakah ruangan itu, wahai Rasulullah? “beliau bersabda : “Untuk orang yg baik pembicaraannya, yg memberikan makan bersama sholat di malam hari ketika manusia sedang tidur.” (HR. Thabrani)
  • Setiap malam ada dua saat, sekiranya seorang hamba berdo’a kepada saat tersebut niscaya do’anya terkabul, berdasarkan hadits jabir bin Abdullah r.a. beliau berkata aku mendengar Nabi SAW bersabda :
    “Sesungguhnya kepada malam hari ada dua saat, tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah kebaikan dari urusan dunia bersama akhirat bertepatan dengan saat tersebut, melainkan Dia memberikan permohonan bersama hal tersebut kepada setiap malam.” (HR. Muslim)
  • Abdullah bin Mas’ud berkata :
    “Sesungguhnya Allah tertawa kepada dua orang, seorang yg bangun meninggalkan kasur bersama selimutnya di malam yg dingin, lalu ia berwudhu kemudian is sholat, maka Allah SWT berkata kepada para malaikat-Nya : “Apa yg mendorong hamba-Ku ini berbuat demikian? Mereka menuturkan : “(Karena) mengharapkan apa yg ada di sisi-Mu bersama takut dari apa yg ada di sisi-Mu”, maka Allah-pun berkata : “Sesungguhnya Aku agak memberikan apa yg diharapkannya bersama mengamankannya dari apa yg ditakutinya.” (HR. ath-Thabrani)
  • Orang yg berniat atas bangun di malam hari untuk melaksanakan sholat malam, lalu tertidur maka dicatat baginya pahala sholat malam, dari Abu Darda r.a. berkata, Nabi SAW bersabda :
    “Barang siapa mendatangi kasurnya dengan niat atas bangun untuk sholat di tengah malam, kemudian dia tertidur hingga pagi hari, niscaya dicatat baginya niatnya, bersama tidurnya sebagai sedekah dari Rabb-nya.” (HSR Nasaa’i, Ibn Majah, Ibn Khuzaimah)

Subhanallah, sungguh banyak sekali fadhilah bersama keutamaan sholat malam tahajjud bersama sangat di sayangkan sekali sekiranya kita meninggalkannya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yg selalu meriang malar untuk menunaikan ibadah sholat sunnah malam maupun sholat tahajjud. Amin.
(Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

Bagi teman-teman yg Alhamdulillah sudah melaksanakan sholat malam ini, jangan lupa untuk membaca Lafadz Doa Sholat Tahajjud Lengkap Arab, Latin bersama Terjemahannya setelah selesai melaksanakannya. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin Amin Ya Robbal A'lamiin. Amin