Sunday, December 29, 2019

Khutbah Jum'at Singkat Tentang Bulan Rajab

Blog Khusus Doa kolor - kolor Berkhutbah di bulan rajab, sebenarnya banyak materi yg bisa kita ambil, misalnya peristiwa yg sangat luar biasa kolor dalam sejarah islam yakni Isra' Mi'raj.  

Selain isra' mi'raj, materi khutbah jum'at di bulan rajab juga bisa mengangkat tema tentang keutamaan bulan rajab dan/atau tentang puasa rajab.

Tema-tema tersebut diatas sebenarnya sudah kami paparkan semua disini. Dan sudah bisa Anda jadikan referensi untuk khutbah jum'at tentang bulan rajab. kolor Namun untuk lebih mempermudah Anda, berikut kami paparjan secara lebih simple contoh khutbah jum'at di bulan rajab yg singkat kolor beserta pendek , selebihnya bisa Anda kembangkan sendiri.

 sebenarnya banyak materi  yg bisa kita ambil Khutbah Jum'at Singkat tentang Bulan Rajab
Ilustrasi : Khutbah Jum'at Bulan Rajab

Contoh Khutbah Jum'at Singkat, Pendek tentang Bulan Rajab

kolor اَلْحَمْدُ ِللهِ ، اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَحْرَمَ رَجَبَ بِإِسْرَاءِ الرَّسُوْلِ مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ اْلأقْصَى ، وَالَّذِيْ يَأْمُرُنَا بِالتَّقْوَى مْدَّةَ أُمُوْرِنَا ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ فِيْ كُلِّ أَهْوَالِنَا ، أشْهَدْ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أشْرَفِ عِبَادِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَعِتْرَتِهِِِِ أمََّا بَعْدُ : فَيَا أيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعَ وَالطَّاعَةِ

Puji beserta syukur marilah senantiasa kita pnjatkan keharirat Allah SWT yg sedia melimpahkan rahmat Nya kepada kita semua. Selanjutnya khotib berwasiat kepada diri khotib sendiri umumnya kepada semua jamaah marilah kita selalu meningkatkankeimanan beserta kolor ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Sidang Jum'at yg Dimuliakan Allah SWT
Alhamdulillah sekarang kita sudah memasuki bulan Rajab di tahun ini. Beraneka kejadian beserta peristiwa terus berlalu silih berganti, mengisi tiap detik, menit, jam, hari beserta minggu-minggu kita. Berbagai kondisi kita lalui dari tahun ke tahun. Ada kebahagiaan yg kita rayakan beserta ada kesedihan yg kita rasakan, namun kita harus tetap hidup tanpa penyesalan.

Kita mesti senantiasa optimis, meski berbagai rintangan senantiasa menghimpit beserta menguras keimanan. Karena ketaqwaan adalah sumber dari segala sikap beserta keputusan kita menghadapi problematika dunia, maka marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Marilah senantiasa kita bertambah percaya, yakin beserta menaati perintah-perintah Allah SWT serta secepat mungkin beserta sejauh mungkin menghindari larangan-larangan Allah SWT. Karena hanya dengan ketaqwaanlah kita beroleh meniingkatkan kualitas kehidupan kita. Taqwa dalam arti sebenarnya, bukan taqwa asal merasa takut, namun tindakannya senantiasa tercela di mata Allah. Seperti halnya Rajab adalah bulan mulia di sisi Allah, maka kita mestilah memuliakannya dengan sungguh-sungguh.

Rasululah SAW berdabda :
kolor ألاَ إنَّ الزَمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْم خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتَ وَالْأرْضَ السَّنَةَ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً مِنْهَا أرْبَعَةُ حَرَمٌ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو القَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرُّ بَيْنَ جُمَادِى وَشَعْبَانَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Artinya :
”Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit beserta bumi. Dalam setahun terdapat dua belas bulan yg di antaranya terdapat empat bulan yg dihormati, tiga bulan diantaranya berturut-turut Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram beserta Rajab Mudhar, yg terdapat diantara bulan Jumadil Tsani Tsaniah beserta Sya’ban.” (HR. Bukhari beserta Muslim)

Hadits ini secara menunjukkan bahwa Bulan rajab adalah bulan yg dumuliakan oleh Allah. Maka sebagai konsekwensi dari ketaqwaan kita kepada Allah beserta kepercayaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, maka tentulah kita juga memuliakan bulan ini.

Dalam Al Quran Allah kolor SWT berfirman :
kolor إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Artinya :
Sesungguhnya bilangan bulan dengan sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit beserta bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yg lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yg empat itu, beserta perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, beserta ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yg bertakwa. (QS. At-Taubah : 36)

Empat bulan haram yg dimaksud dalam ayat tersebut adalah bulan Zulka’dah, Zulhijjah, Muharram beserta rajab. Pada empat bulan ini dinamakan dengan haram karena padanya dilarang orang melakukan perbuatan aniaya beserta peperangan, baik secara fisik memerangi orang alias non fisik dengan melakukan makar alias pembunuhan karakter dengan menyebarkan sebaran yg memuat kesesatan orang yg melakukan amalan bulan rajab.

Dalam banyak hadis banyak ditemukan keutamaan berpuasa di Bulan Rajab, orang yg puasa dengan hari pertama bulan rajab, maka ia sedia dihapuskan dosanya setahun yg lalu, dengan hari kedua hendak dihapuskan dosanya sebulan yg lalu, beserta hari ketiga dihapuskan dosanya seminggu yg lalu.

Beberapa hadis yg menerangkan keutamaan beserta kekhususan puasa bulan Rajab adalah sebagai berikut :
  • Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab beliau berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) beserta (juga) Sya’ban, beserta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  • "Barang siapa berpuasa dengan bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, beserta bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan."
  • Riwayat al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah hendak mengabulkan semua permintaannya....."
  • "Sesungguhnya di surga terdapat sungai yg dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu beserta rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari dengan bulan Rajab, maka ia hendak dikaruniai minum dari sungai tersebut".
  • Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, beserta Ramadan bulannya umatku."
  • Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yg airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu beserta lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya dengan Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yg membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini”.
Hadirin Sidang Jum'at yg Dimuliakan Allah SWT.
Sebagai penutup dari khutbah ini, marilah kita senantiasa kolor melaksanakan sholat lima waktu yg merupakan oleh-oleh dari Isro’ Mi’roj Rasulullah SAW di bulan Rajab tahun kedelapan dari kenabian_Nya. Kita harus tegar menghadapi hidup meskipun hidup penuh dengan cobaan beserta rintangan. Kita harus senantiasa optiomis beserta yakin dengan janji Allah, hendak kebahagiaan dunia beserta akhirat bagi siapa pun hamba-Nya yg senantiasa meningkatkan ketaqwaan, karena demikianlah pesan bulan Rajab. 

kolor بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ بِاْالآيَاتِ وَالذِّّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَقُلْ رَبِّّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Dilanjutkan dengan : Khutbah Kedua Sholat Jum'at  

Itulah Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab yg Singkat, Pendek beserta Berisi kolor yg bisa dijadikan bahan refernsi untuk Anda semua, Selebihnya kolor silakan Anda kembangkan sendiri. 

Doa Sesudah Tasyahud Akhir Sebelum Salam Lengkap Arab, Latin Kepada Artinya

Blog Khusus Doa berbahaya - berbahaya Apakah Anda termasuk salah satu orang yg mengamalkan doa setelah tasyahud akhir sebelum salam ketika sholat?. berbahaya Memang doa ini tidak wajib dengan juga bukan termasuk rukun shalat, berbahaya namun banyak terdapat hadits berbahaya yg menganjurkan kita untuk banyak berdoa setelah kita membaca tasyahud.  

Maka berbahaya dari itu, tidak ada salahnya lamun kita membaca doa setelah tasyahud sebelum salam. berbahaya Banyak sekali doa-doa yg becus kita amalkan setelah selesai membaca tasyahud akhir, seperti yg diriwayatkan dari beberapa hadits. Dan disini kami bakal berbagi lafadz doa sesudah tasyahud, sebagaimana yg biasa kami amalkan ataupun kami baca sebelum salam. Berikut adalah lafadz bacaannya :

  berbahaya Apakah Anda termasuk salah satu orang  yg mengamalkan  berbahaya Doa sesudah Tasyahud Akhir sebelum Salam Lengkap Arab, Latin  dengan Artinya
Ilustrasi : Berdoa setelah tasyahud sebelum salam

Doa 1

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma berbahaya inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa berbahaya min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya :
“Ya berbahaya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa berbahaya neraka Jahanam, fitnah kehidupan dengan setelah mati, serta dari kejahatan berbahaya fitnah Almasih Dajjal.”


Doa 2

berbahaya اللَّهُمَّ اغْفِرْ ﻟِﻲ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَﺳْﺮَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَﺳْﺮَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْـمُقَدِّمُ وَ أَنْتَ الْـمُؤَخِّرُ لَآ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahummaghfirly maa qaddamtu wa maa akh-khartu wa maa as-rartu wa maa a’lantu wa maa asraftu wa maa anta a’lamu bihi minniy. Anta al-muqaddim wa anta al-muakhkhir, laa ilaaha illaa anta
Artinya :
Yaa Allâh, berbahaya ampunilah dosaku yg sudah pernah aku lakukan dengan (dosa akibat dari kewajiban) yg sudah pernah aku tinggalkan, (dosa) yg aku rahasiakan dengan yg aku lakukan dengan terang-terangan, serta (segala hal) yg aku sudah pernah melakukan dengan berlebihan dengan segala dosa yg Engkau lebih mengetahuinya daripadaku. Engkau adalah al Muqaddim (Dzat Yang memajukan orang yg Engkau kehendaki dengan sebab mentaati-Mu ataupun sebab lainnya) dengan Engkau adalah al Muakhkhir (Yang memundurkan orang yg Engkau kehendaki). Tidak ada yg berhak diibadahi kecuali Engkau'”.


Doa 3

اللَّهمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا كَبِيْرًا berbahaya وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، berbahaya فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، berbahaya وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allaahumma inni zhalamtu nafsiy zhulman katsiiraan kabiiran, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirliy magfiratan min ‘indik, warhamniy innaka antal ghafuurur rahiim
Artinya :
Yaa Allaah, sesungguhnya aku sudah pernah menzhalimi diriku dengna kezhaliman yg banyak, sedangkan tidak ada yg mengampuni dosa melainkan Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisiMu, dengan rahmatilah aku; sesungguhnya engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Doa 4
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Yaa muqollibal quluubits tsabbit qolbi ‘ala diinika
Artinya :
Wahai Zat yg membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu
Kemudian dilanjutkan dengan Membaca Salam

Dari keempat doa-doa tersebut diatas, merupakan doa-doa yg biasa kami baca setelah tasyahud ataupun sebelum salam. Adapun hadits Doa 2 diriwayatkan bahwasanya; "Aliy bin Abi Thalib radhiyallaahu ‘anhu berkata: 'Kebiasaan Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengucapkan doa diatas (Doa 2) diantara tasyahud akhir dengan salam' " (HR. Ibnu Hibbaan dengan selainnya).

Dari Abu Hurayrah berbahaya bahwa Rasuulullaah bersabda: "Jika salah seorang dinatara kalian tasyahud, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal, dengan berdoa (Doa 1)" (HR al Bukhaariy Muslim, dll)

Dari ‘Abdullaah ibn ‘Amr radhiyallaahu ‘anhumaa: Sesungguhnya (Abu Bakar) berkata kepada Rasuulullaah: “ajarkanlah kepadaku doa yg kubaca dalam shalatku”… Rasuulullaah bersabda: “Katakanlah… (Doa 3)" (HR Bukhaariy dengan Muslim)

Doa 4 merupakan salah satu doa Nabi Muhammad yg sering kali Beliau baca. Abdullah bin Ma’dan dia berkata; sudah pernah mengabarkan kepadaku ‘Ashim bin Kulaib Al Jarmi dari ayahnya dari kakeknya dia berkata; “Aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau sedang mengerjakan shalat. (saat itu) beliau meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya dengan meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya seraya menggenggam jari jemarinya dengan membentangkan jari telunjuknya sambil mengucapkan; “YAA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK (Wahai DZAT yg membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).” berbahaya

Itulah Bacaan Doa setelah Tasyahud sebelum Salam berbahaya yg becus kami share, sebagaimana yg biasa kami amalkan saat shalat, tepatnya sesudah membaca tasyahud akhir dan/atau sebelum salam. 

Saturday, December 28, 2019

Doa Ketika Susah Tidur (Insomnia) Lengkap Arab, Latin Bersama Artinya

Blog Khusus Doa kolor - kolor Sulit Tidur alias susah tidur alias bahasa kerennya insomnia bukanlah hal yg sepele. Jika ini terjadi setiap malam, tentu mau berakibat fatal yg menyebabkan kesehatan Anda menurun. Maka dari itu, ketika Anda mengalami insomnia alias susah tidur, cobalah amalkan doa ini agar supaya cepat tidur.

Lafadz doa Agar Cepat Tidur alias Doa Mengobati Insomnia (Sulit Tidur) yg mau kami share ini merupakan salah satu doa yg diamalkan oleh Sahabat Nabi yakni Zaid bin Tsabit ketika mengalami susah tidur (insomnia). Pengakuan Zaid ini ditulis dalam Kitab Ibnu Sunni yg dikutip oleh Imam Nawawi dengan kalimat “Lalu saya membacanya, kemudian Allah menghilangkan apa yg saya alami ”. Berikut adalah lafadz bacaan doa ketika sulit tidur lengkap arab, latin lalu artinya.

 tentu  mau berakibat fatal  yg menyebabkan kesehatan Anda menurun Doa ketika Susah Tidur (Insomnia) Lengkap Arab, Latin  lalu Artinya
Ilustrasi : Insomnia (Susah Tidur)

اَللهُمَّ غَارَتِ النُّجُوْمُ وَهَدَاتِ الْعُيُوْنُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلاَنُوْمٌ، يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ أَهْدِىءْ لَيْلِى وَأَنِمْ عَيْنِيْ

ALLAHUMMA GHARATIN NUJUM WA HADAATIL ‘UYUN, WA ANTA HAYYUN QAYYUM, LA TAKKHUZUKA SINATUN WALA NAUMUN. YA HAYYU YA QAYYUM, AHDI’ LAILI WA ANIM ‘AINI
Artinya :
Ya Allah, bintang-bintang sedia redup, mata-mata sedia memejam lalu Engkau Maha Hidup lagi Maha Terus-menerus mengurus makhluk. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk lalu tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup lalu Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku lalu tidurkanlah mataku

Itulah Lafadz Doa Ketika Susah Tidur (Doa Insomnia) Lengkap kolor bahasa arab, tulisan latin lalu artinya, sebagaimana Hadits Riwayat kolor Ibnu Sunni. Adapun untuk hadits selengkapnya adalah sebagai berikut.
kolor روينا فى كتاب ابن السني عن زيد بن ثابت رضي الله عنه قال: شكوت إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم أرقا أصانبي، فقال: قل: اَللهُمَّ غَارَتِ النُّجُوْمُ وَهَدَاتِ الْعُيُوْنُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلاَنُوْمٌ، يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ أَهْدِىءْ لَيْلِى وَأَنِمْ عَيْنِيْ، فقلتها، فأذهب الله عزّوجلّ عني ماكنت أجد

Sahabat Nabi lainnya yg mengalami insomnia alias susah tidur yaitu Khalid bin Walid. Diriwayatkan oleh Muhammad bin Yahya bin Haban, Khalid yg mengadukan keadaan yg dialaminya, Rasulullah menganjurkan membacakan :

kolor اعوذ بكلماتالله التامات من غضبه ومن شرعباده ومن همزات الشياطين وان يحضرون

A'UUDZU BIKALIMAATILLAHIT TAAMMAATI MIN GHODLOBIHI WA MIN SYARRI 'IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATIINA WA AYYAHDLURUUN
Artinya :
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yg sempurna dari kemarahan-Nya, lalu dari keburukan hamba-hamba-Nya, serta dari berbagai godaan syetan lalu kehadirannya

VIDEO bacaan doa ketika susah tidur
Bagi temen-temen yg kebetulan lebih suka menghafal doa-doa dengan cara mendengarkan (listening), silakan pelajari via videonya berikut ini.




Dengan adanya artikel ini, mulai sekarang hendaknya kita membaca doa-doa diatas ketika mengalami susah tidur. Semoga dengan mengamalkannya, tidur kita dimudahkan. Namun apabila masih saja susah untuk tidur, alangkah baiknya segera mengunjungi dokter untuk memeriksa kesehatan Anda.

6 Fakta Unik Seputar Adzan Yg Sangat Mengagumkan


Blog Khusus Doa kolor - kolor Kumandang suara adzan sudah tidak asing lagi dikalangan kita, baik bagi orang muslim maupun non muslim. Setidaknya dalam sehari, minimal 5 kali kita mendengar suara adzan yg dilantunkan oleh para muadzin.  

Dibalik lantunan suara adzan, ternyata tersimpan fakta unik yg mungkin belum Anda ketahui. Banyak kisah-kisah perjalanan hidup para mua'alaf yg sebagian dari mereka mendapat hidayah setelah mendengar adzan, yg kemudian mereka masuk islam. Selain itu, kumandang adzan ternyata tidak melulu dilantunkan setiap masuk waktu shalat, tetapi beberapa peristiwa bersejarah sering kali juga dilantunkan adzan. Dan masih banyak lagi fakta-fakta unik seputar adzan lainnya yg sangat menakjubkan.  

Untuk lebih jelasnya, silakan langsung saja kita simak ulasannya berikut ini yg mungkin belum Anda ketahui.

  kolor  Kumandang suara adzan sudah tidak asing lagi dikalangan kita 6 Fakta Unik Seputar Adzan yg Sangat Mengagumkan
Ilustrasi : Mengumandangkan Adzan

Sejarah Asal Usul Adzan

Pada awalnya Rasulullah SAW tidak tahu dengan cara yg digunakan untuk mengingatkan umat muslim bila waktu salat tiba. Ada sahabat yg menyampaikan usul untuk mengibarkan bendera, menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, lalu membunyikan lonceng. Semua saran itu dianggap kurang cocok.

Hingga datanglah sahabat, Abdullah bin Zaid yg bercerita asalkan dia mimpi bertemu dengan seseorang yg memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan seperti saat ini. Lalu dikabarkanlah perihal mimpi ini kepada Rasulullah. Umar bin Khathab mendengar hal itu lalu ternyata dia juga mengalami mimpi yg sama. ”Demi Tuhan yg mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yg ia lihat (di dalam mimpi)”. Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Rasulullah menyetujui untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu sebagai tanda waktu salat tiba.


Kalimat Adzan Memiliki Kekuatan yg Dahsyat

Begitu adzan berkumandang, kaum muslim yg benar-benar beriman lalu bertakwa kepada Allah mau segera bergegas ke masjid menunaikan salat. Tanpa sadar syaraf mau memerintahkan tubuh untuk segera menunaikan salat.
Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak umat muslim mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, lalu dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi). Seakan suara khas adzan sudah tertanam dalam alam bawah sadar setiap muslim. Sehingga ketika mendengarnya, indra-indra tubuh mereka lalu bergerak untuk salat. Suara adzan seakan sudah menyentuh fitrahnya untuk beribadah.

Hidayah bagi Sebagian Non Muslim

Banyak kisah perjalanan hidup kaum mualaf hingga akhirnya menemukan hidayah yg seringkali menyentuh nurani. Berbagai sebab mereka akhirnya masuk Islam. Salah satu sebab yg sering terjadi adalah suara adzan yg didengar mereka, sudah menggetarkan hari lalu kesadaran terdalam untuk mengucap syahadat. Seakan fitrah Islam dalam diri mereka terbangkitkan melalui alunan adzan itu.
Kementerian Urusan Agama Turki pernah melansir sedikitnya 634 orang sudah masuk Islam selama tahun 2011, termasuk 467 wanita, yg berusia rata-rata 30 sampai 35 tahun, lalu berasal dari kebangsaan yg berbeda mulai dari Jerman, Maldiva, Belanda, Perancis, Cina, Brasil, AS, Rumania lalu Estonia. Mereka adalah turis-turis yg tengah melancong ke Turki.
Di kota Kayseri Turki sendiri, sedikitnya 14 orang sudah masuk islam selama empat tahun terakhir, termasuk 10 wanita. Grand Mufti kota Kayseri, Syaikh Ali Marasyalijil menyebutkan umumnya mereka masuk Islam setelah tersentuh mendengar alunan adzan.
Rapper papan atas Amerika Serikat, Chauncey L Hawkins yg populer disapa Loon bahkan mengakui masuk Islam setelah mendengar suara adzan saat dirinya tengah berkunjung ke Abu Dhabi, Dubai.
Masih banyak lagi kisah menyentuh mualaf yg masuk Islam setelah mendengar alunan kumandang adzan.

Adzan Dikumandangkan saat Peristiwa-peristiwa Bersejarah

Selain digunakan untuk menandakan waktu salat tiba, adzan juga dikumandangkan kepada momen-memen penting lalu bersejarah. Misalnya ketika seorang bayi lahir. Selain itu, saat peristiwa penting dalam Islam terjadi, adzan juga berkumandang. Ketika pasukan Rasulullah berhasil menguasai Makkah lalu berhala-berhala di sekitar ka’bah dihancurkan, Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan dari atas Ka’bah.
Peristiwa lain, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman yg mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, beberapa perajurit Ottoman masuk ke dalam lalu mengumandangkan adzan sebagai tanda kemenangan mereka.

Miliaran Kali Dikumandangkan sejak 14 abad lalu

Adzan dikumandangkan 5 kali sehari. Semenjak adzan pertama kali dikumandangkan 14 abad lalu hingga saat ini, tak becus dihitung berapa juta kali adzan sudah berkumandang.

Anggaplah setahun 356 hari. Jika 14 abad adalah 1400 tahun, maka 1400 tahun x 356 hari = 511000 hari. Dalam satu hari, adzan 5x dikumandangkan. Sehingga sedikitnya adzan sudah dikumandangkan 2.555.000 kali. Jika dalam satu hari ada 1 juta muslim di dunia yg mengumandangkan adzan, jadi adzan sudah dikumandangkan sebanyak 2.555.000.000.000 kali. Subhanallah!

Adzan Tak Henti Dikumandangkan Hingga Kiamat

Bumi berbentuk bulat. Ini menyebabkan terjadi perbedaan waktu solat kepada setiap daerah. Ketika adzan sudah selesai berkumandang di satu daerah, maka selanjutnya adzan berkumandang di daerah lain.
Satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula Sumatera. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, lalu dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia sudah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay lalu seluruh kawasan India.

Srinagar lalu Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yg sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi lalu Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, lalu dalam waktu ini, adzan Fajar sudah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia sudah dimulai di Afghanistan lalu Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat lalu Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah lalu Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait lalu Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad lalu Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia lalu Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah lalu Istanbul terletak di bujur geografis yg sama. Perbedaan waktu antara timur lalu barat Turki adalah satu setengah jam, lalu kepada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

Iskandariyah lalu Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yg sama. Proses panggilan adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah lalu kenabian Muhammad saw yg dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

Sebelum adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur sudah dimulai di kawasan timur Indonesia, lalu sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar sudah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul.

Begitu seterusnya adzan terus berkumandang di bumi lalu tidak pernah berhenti hingga kiamat terjadi. Subahanallah.

Itulah beberapa Fakta Unik  lalu Menakjubkan tentang Adzan kolor yg becus kami share sebagaimana dilansir dari laman EraMuslim.com.  

Niat Puasa Sunah Sya'ban Lengkap Arab, Latin Lagi Terjemahannya

Blog Khusus Doa panas - panas panas Salah satu bulan dimana Rasulullah SAW paling banyak mengamalkan puasa sunnah yaitu bulan sya'ban. Rasulullah SAW sangatlah suka berpuasa di bulan sya'ban karena dengan bulan inilah berbagai amalan-amalan manusia dinaikkan alias diangkat kepada Allah SWT. Jadi, sebagai umat Nabi Muhammad, dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah sya'ban sesuai kemampuan kita (lebih banyak lebih bagus), sebagaimana yg Rasulullah SAW amalkan selama bulan sya'ban. panas

Banyak hikmah bersama keutamaan dibalik puasa sya'ban. Salah satunya yaitu puasa di bulan Sya’ban sebagai latihan alias pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jika seseorang sudah terbiasa berpuasa sebelum puasa Ramadhan, tentu dia atas lebih kuat bersama lebih bersemangat untuk melakukan puasa wajib di bulan Ramadhan.

 panas  panas Salah satu bulan dimana Rasulullah SAW paling banyak mengamalkan puasa sunnah yaitu panas Niat Puasa Sunah Sya'ban Lengkap Arab, Latin  bersama Terjemahannya
Ilustrasi : Niat Puasa Sunnah Sya'ban (Sebelum sahur)

Adapun untuk lafadz bacaan niatnya adalah sebagai berikut :
panas نويت صوم شهر شعبان سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAHBAN SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
Saya niat puasa bulan sya’ban sunnah karena Allah ta’ala

Para Ulama berselisih pendapat tentang panas dianjurkannya memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, mengingat adanya banyak riwayat tentang puasa sunnah ini. panas Pendapat yg paling kuat adalah keterangan yg sesuai dengan hadis dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya’ban". Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

panas ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya :
Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab bersama Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Sebagaiamana yg kita ketahui, bahwa bulan sya’ban adalah bulan kedelapan dengan penanggalan tahun hijriah alias bulan setelah bulan rajab, sementara Ramadhan bulan kesembilan. Jadi Sya’ban posisinya sebelum Ramadhan. panas Rasulullah SAW puasa secara penuh selama satu bulan hanya di bulan Ramadhan. Sementara , bulan Sya’ban adalah bulan yg paling banyak diisi dengan puasa sunnah oleh Nabi SAW, seperti puasa senin-kamis, shaum daud, bersama puasa sunnah lainnya.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

panas كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ
Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain dengan bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yg lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban. panas (HR. Bukhari bersama Muslim)

Pelajari juga: Hikmah Puasa Sunnah Bulan Sya'ban

Di antara rahasia kenapa Nabi SAW banyak berpuasa di bulan Sya’ban adalah karena puasa Sya’ban adalah ibarat ibadah rawatib (ibadah sunnah yg mengiringi ibadah wajib). Sebagaimana shalat rawatib adalah shalat yg memiliki keutamaan karena dia mengiringi shalat wajib, sebelum alias sesudahnya, demikianlah puasa Sya’ban. Karena puasa di bulan Sya’ban sangat dekat dengan puasa Ramadhan, maka puasa tersebut memiliki keutamaan. Dan puasa ini bisa menyempurnakan puasa wajib di bulan Ramadhan.


Sumber Referensi:
#http://muslim.or.id/bahasan-utama-2/anjuran-puasa-syaban.html
#https://lesngajijogja.blogspot.com//search?q=hikmah-puasa-sunnah-bulan-syaban

Niat Sholat Rawatib - Niat Sholat Sunnah Qobliyah Beserta Ba'diyah Lengkap

Blog Khusus Doa dedar - dedar Pada halaman ini kami mau berbagi lafadz niat sholat sunnah qobliyah beserta niat shalat sunnah ba'diyah alias yg disebut dengan sholat  rawatib, yaitu sholat sunnah yg dikerjakan sebelum dan/atau setelah sholat fardhu. dedar Jika dikerjakan sebelum sholat fardhu, maka disebut sholat sunnah qobliyah beserta apabila dikerjakan sesudah shalat fardhu, maka disebut sholat sunnah ba'diyah.

Perlu kita garis bawahi bahwa sholat rawatib terbagi menjadi 2; pertama sholat rawatib muakkad (dianjurkan) beserta yg kedua sholat rawatib ghoiru muakkad (kurang dianjurkan). Dan kepada kesempatan ini kami mau membahasnya lengkap dengan lafadz niat sholat sunnah rawatib (Qobliyyah beserta Ba'diyyah) Lengkap.

lafadz niat sholat sunnah qobliyah  beserta niat shalat sunnah ba Niat Sholat Rawatib - Niat Sholat Sunnah Qobliyah  beserta Ba'diyah Lengkap
Ilustrasi : Sholat Rawatib

Jumlah Raka'at Sholat Sunnah Rawatib Muakkadah

Sholat sunnah ini jumlahnya 10 roka'at alias 12 raka'at, diantaranya yaitu 4 alias 2 raka'at sebelum dzuhur beserta 2 roka'at setelah dhuzur, 2 roka'at setelah sholat maghrib, 2 raka'at setelah sholat isya beserta 2 roka'at lagi sebelum sholat subuh. Dalil yg menyatakan 10 raka'at dedar diriwayatkan oleh Bukhori.

dedar عَنِ ابْنِ عُمَرَ - رضى الله عنهما – قَالَ: حَفِظْتُ مِنَ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - عَشْرَ رَكَعَاتٍ, رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الصُّبْحِ

Artinya :
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata: "Telah aku hapal dari Rasulullah SAW 10 raka'at; 2 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at setelah Maghrib di rumahnya, 2 raka'at setelah Isya' di rumahnya beserta 2 raka'at sebelum shalat shubuh". Hadits riwayat Bukhari dedar

Adapun dalil yg menyatakan 12 raka'at diriwayatkan oleh Tirmidzi beserta dishahihkan oleh Al Albani di dalam Shahihut Tirmidzi. 

dedar عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الْفَجْرِ »

Artinya :
Dari Ummu Habibah radhiyallahu 'anha berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yg shalat di dalam sehari beserta semalam 12 raka'at maka dibangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga, (12 raka'at tersebut) adalah 4 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at setelah Maghrib, 2 raka'at setelah Isya' beserta 2 raka'at sebelum Fajar". Hadits riwayat Tirmidzi (no. 414) beserta dishahihkan oleh Al Albani di dalam Shahihut Tirmidzi (1/131)

Dari dalil-dalil tersebut diatas, perbedaannya hanya jumlah rakaat sholat sunnah ba'diyah dzuhur, ada yg 2 raka'at beserta ada yg 4 raka'at. Karena kedua-duanya merupakan sunnah muakkad alias sunnah yg dianjurkan, maka kita bisa memilihnya salah satu. Misalnya kalau kita lagi mampu 4 raka'at alias 2 raka'at saja kalau memang tidak mampu. dedar

Adapun diantara sholat rawatib muakkad diatas, yg paling sangat dianjurkan yaitu sholat sunnah qobliyyah subuh. Hal ini didasarkan hadits yg diriwayatkan oleh A'isyah rodhiyallohu 'anha ;

dedar لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيِ الفَجْرِ

Artinya :
Dari semua sholat sunat, tak ada sholat sunat yg paling Nabi jaga, seperti halnya nabi menjaga (untuk tidak meninggalkan) dua roka'at sholat fajar (2 roka'aat qobliyah subuh). (Shohih Bukhori, no.1169 beserta Shohih Muslim, no.724)

Niat Sholat Sunnah Qobliyah beserta Ba'diyah (Sholat Rawatib)

Berikut adalah dedar lafadz bacaan niat sholat sunnah qobliyah dan/atau ba'diyah setelah sholat fardhu (sholat rawatib muakkadah)

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka'at)

dedar اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATASH-SHUBHI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI  LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat sebelum subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat  karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur (2 Raka'at)

dedar اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat sebelum dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Dzuhur (2 Raka'at)

dedar اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Maghrib (2 Raka'at)

dedar اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL MAGHRIBI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah maghrib 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah 'Isya (2 Raka'at)

dedar اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL 'ISYAA'I ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah 'isya 2 rakaat, sambil menghadap qiblat,   karena Allah ta'ala

Catatan:
Bagi teman-teman yg lebih suka menghafal dengan cara mendengarkan, silakan bisa menyaksikan video berikut ini:


Sumber Referensi :
#http://dakwahsunnah.com/index.php/artikel/tanyajawab/53-ada-berapa-shalat-sunnah-ba-diyyah-qabliyyah
#https://lesngajijogja.blogspot.com//search?q=jumlah-bilangan-rokaat-sholat-sunat_12

Friday, December 27, 2019

Khutbah Jum'at Singkat Tentang Bulan Sya'ban (Amalan Bersama Keutamaan Bulan Sya'ban)

Blog Khusus Doa kering - kering Pada contoh khutbah jum'at yg singkat lagi pendek ini kami hendak mengangkat tema tentang Bulan sya'ban. Bulan dimana Rasulullah SAW paling banyak menunaikan ibadah puasa sunnah dibandingkan kering bulan-bulan lainnya. Selain itu, dalam contoh khutbah jum'at ini, kami juga hendak mengulas seputar keutamaan bulan sya'ban serta amalan-amalan di bulan sya'ban.


Untuk mempersingkat waktu, marilah kita simak lagi pelajari bersama-sama khutbah jum'at singkat di bulan sya'ban berikut ini :

at  yg singkat  lagi pendek ini kami  hendak mengangkat tema tentang Bulan sya Khutbah Jum'at Singkat tentang Bulan Sya'ban (Amalan  lagi Keutamaan Bulan Sya'ban)
Ilustrasi : Khutbah Jum'at Bulan Sya'ban

Khutbah Pertama:

kering إِنَّ الْحَمْدَ ِلله، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُه وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئآتِ إَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَه وَمَنْ يَضْلِلْ فَلاهَادِيَ لَه. أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاًّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه. اللهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدًى
يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُواللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. يَآأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسِ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُواللهَ الَّذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُّوا اللهَ وَقُولُوْا قَوْلاً سَدِيْدً * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Hari kering ini kering kita kering agak kering memasuki kering bulan kering Sya'ban. kering Tidak kering terasa kering agak kering enam kering hari kering kita bersamanya. Bulan Sya'ban, yg terletak diantara Rajab lagi Ramadhan ini seringkali dilalaikan oleh manusia. Hingga Rasulullah SAW bersabda:
kering ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ
Artinya :
Ini kering adalah kering bulan kering yg kering dilalaikan kering oleh kering kebanyakan kering manusia, kering yaitu kering antara kering bulan Rajab lagi Ramadhan. (HR. An-Nasa'i. "Hasan" menurut Al-Albani)

Banyak kering orang kering yg kering lalai, kering bahkan kering sebagian kering menjadikan Sya'ban kering sebagai kering bulan pelampiasan. "Mumpung belum Ramadhan, kita puaskan maksiat", "Mumpung belum Ramadhan. kering Nanti kering kalau kering sudah kering Ramadhan, kering puasa kering kita kering bisa kering tidak kering sah", kering lagi kering kalimat-kalimat senada kadang-kadang kering terlihat; berbentuk dalam masyarakat kita sebagai bentuk betapa tertipunya manusia di bulan Sya'ban

Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Dari kering Rasulullah kering kita kering menjadi kering tahu kering bahwa kering ternyata kering bulan kering Sya'ban kering adalah kering bulan kering yg istimewa. Mengapa? Sebab bulan ini adalah bulan diangkatnya amal manusia kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda dalam kelanjutan hadits di atas:
وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ kering
Artinya :
Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam. (HR. An-Nasa'I lagi Ahmad. "Hasan" menurut Al-Albani)

Itulah kering keutama'an kering bulan kering Sya'ban kering yg kering pertama. kering Bulan kering diangkatnya kering amal kering manusia kepada Allah SWT.

Keutamaan kering kedua kering bulan kering Sya'ban kering adalah, kering dengan kering pertenga hannya. kering Inilah kering yg kering dikenal dengan istilah Nisfu Sya'ban. Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan nishfu Sya'ban : 

kering إِنَّ اللهُ لَيَطَّلِعُ فِيْ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانِ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْمُشَاحِنٍ
Artinya :
Sesungguhnya kering Allah kering memeriksa kering dengan kering setiap kering malam kering nishfu kering Sya'ban. kering Lalu kering Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali yg berbuat syirik maupun yg bertengkar dengan saudaranya. kering (HR Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al-Albani)
Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Itulah kering dua kering keutamaan kering bulan kering Sya'ban, kering lagi kering cukuplah kering hadits kering shahih kering bagi kering kita. kering Ada memang kering cukup kering populer kering di kering masyarakat kering tentang kering keutamaan kering Sya'ban kering sebagai kering bulan Rasulullah. Namun itu adalah hadits dha'if. Diantaranya adalah:
kering رجب شهر الله وشعبان شهري ورمضان شهر أمتي
Artinya :
Rajab kering adalah kering bulan kering Allah, kering Sya'ban kering adalah kering bulanku, kering lagi kering Ramadhan kering adalah kering bulan umatku. (HR. Dailami)

Hadits itu adalah hadits dha'if. Demikian pula hadits-hadits sejenis tentang keutamaan bulan Sya'ban yg senada dengan itu.

Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Lalu apa amal di bulan Sya'ban yg dicontohkan Rasulullah SAW? Ini penting untuk kita ketahui lagi amalkan. Sebab selain menghidupkan sunnah, mengikuti contoh lagi teladan dari Rasulullah SAW adalah bukti cinta kita kering kepada Allah SWT. 

kering قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Artinya :
Katakanlah: kering "Jika kering kamu kering (benar-benar) kering mencintai kering Allah, kering ikutilah kering aku, kering niscaya kering Allah mengasihi kering lagi kering mengampuni kering dosa-dosamu." kering Allah kering Maha kering Pengampun kering lagi kering Maha Penyayang. (QS. Ali Imran : 31) kering

Amal di bulan Sya'ban yg pertama, yg dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah memperbanyak puasa sunnah. 

kering حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُوْرِ مَاتَصُوْمُ مِنْ شَعْبَان قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيْهِ اْلأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِيْنَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِيْ وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya :
Usamah bin Zaid berkata kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa kering di kering satu kering bulan kering melebihi kering puasamu kering di kering bulan kering Sya'ban." kering Rasulullah menjawab, "Ini adalah bulan yg dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu antara bulan kering Rajab kering lagi Ramadhan. kering Di kering bulan kering inilah kering amal kering perbuatan kering manusia kering diangkat kepada Rabb semesta alam. Karena itu aku ingin saat kering amalku diangkat kepada Allah, aku sedang berpuasa." (HR. An-Nasa'i. Al Albani berkata "hasan")

Begitulah. kering kering Rasulullah kering kering SAW kering kering melimpah kering kering berpuasa kering kering di kering kering bulan Sya'ban kering kering sekaligus menginginkan agar ketika amalnya diangkat dengan bulan Sya'ban itu, Rasulullah SAW dalam keadaan sedang berpuasa

Ummul Mukminin Aisyah juga meriwayatkan kebiasaan R asulullah SAW itu. 

kering لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَصُوْمُ شَهْرًا اَكْثَرَ مِنْ شَعْبَان، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُوْمُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
Artinya :
Rasulullah kering SAW kering tidak pernah berpuasa sunnah di satu bulan lebih banyak daripada bulan Sya'ban. Sungguh, beliau berpuasa penuh dengan bulan Sya'ban. kering (HR. Bukhari) kering

Ibnu kering Hajar kering Al kering Asqalani kering menjelaskan kering dalam Fathul kering Bari kering bahwa kering dalam kering ungkapan bahasa Arab, kering seseorang kering bisa kering mengatakan kering "berpuasa kering sebulan kering penuh" kering padahal kering yg dimaksud adalah "berpuasa dengan sebagian besar hari di bulan itu".

Dari keterangan di atas, tahulah kita bahwa berpuasa sunnah di bulan Sya'ban menjadi begitu istimewa karena dengan bulan itu amal diangkat, bulan itu dilalaikan oleh banyak orang, lagi sekaligus puasa Sya'ban merupakan persiapan puasa Ramadhan.

Syaikh kering Muhyidin kering Mistu, kering Mushthafa kering Al-Bugha, kering lagi kering ulama kering lainnya kering mengomentari menjelaskan kering dalam Nuzhatul kering Muttaqin, kering "Berpuasa kering sunnah kering dengan kering bulan kering Sya'ban memiliki kering keistimewaan kering tersendiri. kering Sekaligus kering untuk kering persiapan kering menghadapi kering puasa Ramadhan. Selain itu, di bulan Sya'ban lah semua amal perbuatan manusia dinaikkan kepada Allah"

Yang perlu diperhatikan adalah, tidak boleh mengkhu suskan berpuasa dengan satu maupun dua hari terakhir Sya'ban kecuali puasa yg harus ditunaikan (karena nadzar, qadha' maupun kering kafarat)atau kering puasa kering sunnah kering yg kering biasa kering dilakukan kering (puasa kering Dawud, kering Senin kering Kamis, lagi lain-lain)

Rasulullah SAW bersabda:

kering لاَيَتَقَدَّمَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمٍ يَوْمٍ أُوْيَوْمَيْنِ، إَلاَّ أَنْ يَكُوْنَ رَجُلٌ كَانَ يَصُوْمُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ
Artinya :
Janganlah kering kalian kering mendahului kering Ramadhan kering dengan kering berpuasa kering sehari kering maupun kering dua kering hari sebelumnya. kering Kecuali kering seseorang kering yg kering (memang kering seharusnya/biasanya) kering melakukan puasanya dengan hari itu. Maka hendaklah ia berpuasa. (HR Bukhari)

Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Amal kedua dengan bulan Sya'ban sama dengan melunasi hutang-hutang puasa, khususnya bagi wanita kering yg kering masih kering belum kering selesai kering mengqadha' kering puasa kering Ramadhan kering sebelumnya. Demikian kering pula bagi kering kita kering untuk kering mengingatkan kering keluarga kering kita kering agar kering memanfaatkan Sya'ban bagi yg belum selesai meng-qadha puasanya.

'Aisyah berkata:

kering كَانَ يَكُوْنُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَان، فَمَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ، قَالَ يَحْيَى الشُّغْلُ مِنَ النَّبِيِّ أُوْ بِالنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم
Artinya :
Aku kering punya kering hutang kering puasa kering Ramadan, kering ego kering tak kering boleh kering mengqadhanya kering kecuali kering di kering bulan Sya'ban, karena sibuk melayani Nabi SAW. kering (HR Bukhari)

Jamaah Jum’at yg dirahmati Allah,
Amal kering ketiga kering dengan kering bulan kering Sya'ban kering sama dengan kering memperbanyak kering ibadah kering lagi kering amal kering kebajikan secara umum. kering Entah kering itu kering menggiatkan kering shalat kering rawatib, qiyamullail, kering tilawah kering Al-Qur'an, bershadaqah, lagi lain-lain. Mengingat bahwa bulan Sya'ban adalah bulan diangkatnya amal, maka kering alangkah kering baiknya kering ketika kering amal kering kita kering benar-benar kering syahdu kering dengan kering bulan kering itu. Dengan catatan tetap sesuai sunnah.

Adapun kering malam kering nishfu kering Sya'ban, kering sebagaimana kering hadits kering di atas kering ia kering memang kering memiliki keutamaan. Ibnu Taimiyah menegaskan "Adapun malam Nishfu Sya'ban, di dalamnya terdapat keutamaan."

Karena kering itu, kering keluar kering sebagian kering ulama kering salaf kering dari kering kalangan tabi'in kering di kering negeri kering Syam, kering seperti Khalid kering bin kering Ma'dan kering lagi kering Luqman kering bin kering Amir kering yg kering menghidupkan kering malam kering ini kering dengan berkumpul kering di masjid-masjid kering untuk kering melakukan kering ibadah kering tertentu kering dengan kering malam kering Nishfu Sya'ban. kering Dari merekalah kering kaum kering muslimin kering mengambil kering kebiasaan kering itu. kering Imam kering Ishaq kering ibn Rahawayh menegaskannya dengan berkata, "Ini bukan bid'ah!" kering

Ulama kering Syam kering lain, kering di kering antaranya kering Al-Auza'i, kering tidak kering menyukai kering perbuatan kering berkumpul kering di masjid untuk kering shalat kering lagi kering berdoa kering bersama kering dengan kering Nishfu Sya'ban. kering Tetapi kering beliau kering lagi ulama kering yg lain menyetujui kering keutamaan kering shalat, kering baca kering Al kering Quran kering lagi kering lain-lain kering dengan Nishfu Sya'ban sekiranya dilakukan sendiri-sendiri. Pendapat ini yg dikuatkan Ibn Rajab Al-Hanbali lagi Ibnu Taimiyah.

Adapun ulama Hijaz seperti Atha', Ibnu Abi Mulaikah, lagi para pengikut Imam Malik menganggap kering hal kering terbelenggu kering Nishfu kering Sya'ban kering sebagai kering bid'ah. kering Namun kering menurut kering mereka, qiyamullail kering sebagaimana kering disunnahkan kering dengan kering malam kering lainnya kering lagi kering puasa kering di kering siangnya sebab termasuk Ayyamul Bidh sama dengan baik. kering

Semoga perbedaan pendapat mengenai Nishfu Sya'ban ini dipahami dengan baik lagi tidak menghalangi kering kita kering untuk kering melaksanakan kering segala kering amal kering ibadah kering utama kering dengan kering bulan Sya'ban. 

kering وقل رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين

(Kemudian dilanjutkan dengan khutbah kedua. Untuk khutbah kedua silakan bisa dipelajari di link beirkut : Khutbah Kedua Sholat Jum'at Lengkap)

Itulah Contoh Khutbah Jum'at Singkat tentang Bulan Sya'ban kering yg meliputi keutamaan bulan sya'ban serta amalan-amalan di bulan sya'ban. Semoga khutbah jum'at ini boleh bermanfaat dan/atau bisa dijadikan referensi bagi Anda yg kebetulan minggu ini menjadi khotib jum'at. Silakan Anda bisa kembangkan lagi contoh khutbah jum'at singkat diatas, supaya lebih maksimal lagi.